
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
Kecelakaan kapal KLM.Budi Fajar yang mengalami kandas di alur pelayaran pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (20/8/2024) lalu, insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran. Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas I Tanjung Priok, saat terjadi insiden langsung melaksanakan aksi gerak cepat dan berhasil menangani dengan mengerahkan Kapal Patroli KPLP KN.Jembio-P.215 dan siaga terus meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah perairan Tanjung Emas – Semarang.
Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, Dr.Triono, mengungkapkan pasca terjadi insiden kecelakaan kapal KLM.Budi Fajar ini, pihaknya memerintahkan kepada personel KPLP agar tetap bekerjasama dengan Kantor KSOP Kelas I Semarang untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh kejadian tersebut.
“Kami juga akan melakukan kajian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan sehingga terjadi kecelakaan ini. Tentu melalui hasil kajian ini, akan menjadi dasar kami untuk mengambil langkah – langkah pencegahan yang lebih efektif,” kata Dr.Triono melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Kamis (22/8/2024).
“Direktorat KPLP melalui Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan keselamatan pelayaran dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah perairan Tanjung Emas – Semarang,” tutup Triono.(Red-MM).