MARITIM

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Akan Beroperasi November Atau Desember 2020

Mimbar Maritim – Jakarta

Makin ramai dan menarik kalayak membicarakan tender pengelola pelabuhan Patimban. Dari mulai perusahaan yang memang pemain dalam bisnis kepelabuhanan sampai perusahaan yang bukan pemain bisnis kepelabuhanan berebut sebagai operator pengelola pelabuhan Patimban. Berebut tender senilai Rp.16,-triliun dengan konsesi 40 tahun. 

Tampil dengan percaya diri dari muka – muka baru dalam bisnis kepelabuhanan, tidaklah begitu mengherankan untuk mengikuti tender pengelolaan pelabuhan sekelas pelabuhan nomor dua di Indonesia. Karena kemudahan mengikuti tender diantaranya tidak harus memiliki ijin sebagai badan usaha pelabuhan (BUP) terlebih dahulu. 

Adanya sistem Online Single Submission (OSS) semakin mempermudah dunia usaha khususnya terkait penerbitan ijin BUP, hal ini semakin melenggangnya perusahaan swasta dalam negeri untuk mengikuti proses lelang pengelolaan Patimban. Sehingga hal tersebut tidak mengherankan apabila saat ini banyak perusahaan dengan core business berbeda turut serta mengikuti lelang tersebut.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa sudah banyak pelabuhan dikelola oleh pihak swasta di Indonesia, sehingga keberadaan pihak swasta tidak dapat dipandang sebelah mata dalam pengelolaan pelabuhan. Saat ini investasi pelabuhan sudah sangat terbuka dan tidak dapat di claim bahwa core business pelabuhan hanya dipersiapkan untuk BUMN Kepelabuhanan saja. 

Hadirnya UU 17 Tahun 2008 telah membuka segalanya, geliat ini sudah terjadi pada dua tahun setelah dibukanya kran UU Pelayaran tersebut dengan kemenangan Samudera Indonesia di Palaran.

Dengan hadirnya pelabuhan – pelabuhan baru di Indonesia akan semakin memperketat persaingan bisnis kepelabuhanan saat ini dan dimasa datang. Karenanya peran Pelabuhan saat ini sangat penting dan strategis dalam pertumbuhan industri dan perdagangan, serta merupakan suatu entitas usaha yang memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional. 

Lelang pengelola pelabuhan Patimban diharapkan dapat mampu menghadirkan pemain besar yang mempunyai networking yang luas sehingga dapat menarik lebih besar lagi pasar dari luar negeri. Sehingga tidak mengganggu pasar yang ada saat ini dan sedang tumbuh di pelabuhan lainnya. Dengan keunggulan keunggulan yang ada dan didukung penuh oleh pemerintah, tentunya Patimban sangat mampu untuk menghadirkan pasar baru baik untuk petikemas maupun kendaraan.

Semoga saja pemerintah tetap memegang komitmen untuk tetap mendukung pertumbuhan arus petikemas dan arus kendaraan kepada pelabuhan pelabuhan yang sudah ada, sesuai pernyataan dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Patimban, Anwar bahwa Pelabuhan Patimban ditargetkan akan beroperasi di November atau Desember 2020.

Sementara untuk operator pelabuhan ditentukan berdasarkan lelang yang telah ditentukan dan diupayakan yang berpengalaman mengoperasikan kontainer terminal dan operasional terkait cargo kendaraan.(Editor – Ody).


Penulis : Harijanto Direktur Eksekutif Himpunan Masyarakat Peduli Maritim

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s