


Mimbarmaritim.com (Tanjung Priok)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok – Jakarta, Kapal Patroli KPLP KN.Alugara P.114, berhasil evakuasi, mengawasi dan mengamankan (waspam) Kapal TB.Anugrah-8 menggandeng tongkang BG.Sentosa Jaya, sedang mengalami kebocoran dan kerusakan mesin di Perairan Bojonegara – Banten, Kamis (5/10/2023).
Berdasarkan informasi dari Komandan kapal patroli KPLP KN.Alugara P.114, Capt.Eko Hadi Surya, sedang melaksanakan patroli rutin keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Banten, atas perintah tugas dari Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, Triono.
Kapal Patroli KN.Alugara P.114 menemukan kapal tugboat pengangkut Batubara TB. Anugerah 8 mengalami musibah kebocoran dan kerusakan mesin utama, seketika itu juga langsung dilakukan pemeriksaan dan pertolongan.
Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Triono menjelaskan bahwa berdasarkan hasil data pemeriksaan dan kronologis bahwa kapal TB.Anugrah 8 tersebut bertolak dari Pulau Bai Bengkulu tujuan Semarang Jawa Tengah, menggandeng Tongkang BG.Sentosa Jaya 3009 dengan berat muatan Batubara sebanyak 7.507.722 MT.
Kapal tersebut Nakhodanya atas nama Arif Aminuddin Septian dan sebanyak 11 orang ABK, kronologis kejadiannya disebabkan karena cuaca kurang baik, angin kencang dan gelombang laut tinggi, sehingga memaksa beban mesin utama over dan rusak, mengakibatkan tongkang bocor dengan miring.
Kapal tersebut sebelumnya telah berlindung di Teluk Krui sejak (26/9/2023) yang lalu sambil menunggu bantuan tiba, sehingga untuk penyelamatan segera dilakukan evakuasi, pengawasan dan berlabuh ke perairan Bojonegara – Banten, menunggu perbaikan selanjutnya.
“Kami memastikan bahwa seluruh anggota KPLP KN Alugara P.114 yang bertugas melaksanakan patroli itu terus berupaya menjaga keselamatan, keamanan pelayaran dan perlindungan lingkungan Maritim. Alhamdulillah … kejadian tersebut dapat segera teratasi dengan cepat, selamat dan aman, hingga tugboat dan tongkang sampai ke perairan Bojonegara – Banten,” pungkas Triono. (Red-MM).