Inagurasi, Deklarasi Dan Rakernas I SPPI Bersatu Memperkuat Soliditas dan Solidaritas Mengawal Implementasi Integrasi Pelindo

Mimbarmaritim.com – Bogor

Penggabungan operator Pelabuhan yakni PT Pelabuhan Indonesia I, II, III dan IV (Persero) menjadi PT Pelabuhan Indonesia ( Persero) atau Pelindo, secara simbolis telah dilaksanakan pemerintah tanggal 1 Oktober 2021 lalu dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo tanggal 14 Oktober 2021. Pada kesempatan itu juga diresmikan pengoperasian Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Usai penggabungan (merger), semua sektor dan lini perusahaan di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mulai dilakukan pembenahan dan beradaptasi dengan penuh semangat dan optimisme. Karena merger tersebut sudah sejak lama direncanakan akhirnya terealisasi dengan proyeksi kinerja operasi dan keuangan yang akan meningkat secara signifikan seiring dengan penyetaraan aspek operasional dan pelayanan. 

Kedepan merger ini diharapkan akan dapat memberikan efek domino dalam penyetaraan harga barang (disparitas harga barang) di wilayah Indonesia Barat dengan Indonesia Timur pada akhirnya akan memberikan dampak positif dalam pemerataan kesejahteraan bidang ekonomi Bangsa Indonesia.

Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) I, II, III dan IV turut andil dalam memberikan dukungan dalam terealisasinya merger tersebut. Sejak dilakukannya persiapan penggabungan Pelindo pada bulan Maret 2021 lalu, para Ketua Umum SPPI I, II, III dan IV telah melakukan konsolidasi awal terkait persiapan penggabungan Pelindo. 

Dalam perjalanannya SPPI I, II, III dan IV juga secara disiplin turut mengawal para manajemen perusahaan dalam menyusun dan membuat kebijakan khususnya keberpihakan perusahaan pasca penggabungan untuk tidak mengabaikan rasa aman dan kesejahteraan para pekerja.

Dimana puncaknya pada tanggal 24 Juni 2021 lalu, para Direktur Utama Pelindo I, II, III dan IV bersama para Ketua Umum SPPI I, II, III dan IV saat itu bersepakat untuk menandatangani Berita Acara Kesepakatan. yang meliputi poin-poin sebagai berikut : 

Mendukung pelaksanaan peningkatan sinergi dan integrasi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan PT Pelabuhan indonesia IV (Persero) dalam bentuk Penggabungan sesuai keputusan yang akan ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan ketentuan :

a. Tidak ada rasionalisasi/pemutusan hubungan kerja (PHK) dari manajemen perusahaan kepada pekerja.

b. Status pekerja beralih menjadi pekerja Surviving Company dengan ketentuan tetap memperhitungkan masa kerja dari masing-masing pekerja.c. Tidak ada pengurangan penghasilan dan kesejahteraan pekerja

d. Melaksanakan perundingan dan pembahasan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Baru maksimal  1 (satu) tahun setelah penggabungan.

e. Sampai dengan disepakatinya PKB Baru setelah penggabungan, para Direktur Utama 
dengan para Ketua Umum sepakat akan menggunakan PKB Pelabuhan I, Pelabuhan II, Pelabuhan III dan Pelabuhan IV termasuk ketentuan-ketentuan turunannya

f. Dalam hal terjadi mutasi pekerja antar eks Perusahaan sebagai akibat adanya penggabungan sebagaimana tersebut di atas maka bagi pekerja dimaksud tetap diberlakukan PKB tempat asal pekerja.

Direktur Utama bersama para Ketua Umum menyepakati kesepakatan ini berkedudukan setara dengan PKB dan segala ketentuan -ketentuan dalam kesepakatan ini merupakan dasar pelaksanaan hubungan industrial yang akan berlaku efektif sejak hari pertama penggabungan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Pelabuhan Indonesia ll (Persero), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia lV (Persero) selama 1 (satu) tahun atau sampai adanya PKB baru.

Melalui upaya-upaya tersebut SPPI Bersatu dijalankan guna memperjuangkan hak-hak para pekerja pelabuhan yang pada faktanya bisa dikatakan sebagai faktor kunci dari keberlangsungan roda perusahaan. Sehingga apabila rasa aman dan kesejahteraan pekerja sudah didapatkan, maka akan berdampak pada cita-cita dan harapan dari hasil penggabungan Pelindo dapat terealisasi. 

Menindaklanjuti penggabungan Pelindo yang sudah resmi dilakukan, tepat hari Rabu 3 November 2021, SPPI Bersatu secara resmi melakukan Inaugurasi, Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional I (Rakernas I) SPPI Bersatu sebagai wujud komitmen seluruh pekerja pelabuhan Indonesia untuk bersatu merealisasikan visi Pelindo menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia.

“Inaugurasi, Deklarasi dan Rakernas I ini, sebagai wujud komitmen bersama seluruh pekerja pelabuhan Indonesia. Untuk turut serta merealisasikan cita-cita Pelindo menjadi pintu gerbang utama jaringan logistik global di Indonesia,”demikian disampaikan Ketua Umum SPPI Bersatu Dodi Nurdiana dalam sambutannya saat Rakernas I di Bogor, Rabu (3/11/2021).

Inaugurasi, Deklarasi dan Rakernas I SPPI Bersatu ini mengusung tema “Memperkuat Soliditas dan solidaritas dalam mengawal implementasi integrasi Pelabuhan Indonesia.” Yang diangkat dari fungsi SPPI Bersatu sebagai Strategic Partner Check & Balance bagi manajemen Pelindo. 

Dodi mengatakan pada kesempatan ini SPPI Bersatu harus menjadi Strategic Partner Check & Balance bagi manajemen Pelindo dalam mengelola korporasi. Sehingga harus tercipta keselarasan dan kesepahaman mutual trust, mutual respect, mutual understanding & mutual benefit untuk tumbuh bersama. 

Menurutnya, selain menjadi strategic partner bagi manajemen Pelindo, maka SPPI Bersatu sangat perlu mengawal dan menjalankan fungsi check & balance implementasi integrasi Pelindo. Memastikan semuanya berjalan on the track untuk menumbuhkan secara fundamental kinerja operasi dan keuangan yang berkesinambungan. 

“Kepemimpinan yang tidak membuat “oleng” perusahaan, tetapi mampu membawa suasana yang kondusif, menyenangkan dalam bekerja, memberikan rasa aman, meng-enggage & meng-empower pekerja serta menjamin peningkatan kesejahteraan pekerja. Hal itu pastinya akan menjadi cambuk motivasi bagi pekerja untuk terus berkarya lebih baik,” katanya.

Dodi menjelaskan acara Inaugurasi, Deklarasi dan Rakernas I SPPI Bersatu ini sendiri dilaksanakan secara hybrid melalui media dalam jaringan (daring) maupun secara langsung yang diselenggarakan di PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI). Diperkirakan sekitar 7.427 orang turut menyaksikan acara inaugurasi dan deklarasi ini secara online. Diantaranya163 orang pengurus Serikat Pekerja yang terdiri dari 60 orang pengurus DPP, 78 Ketua DPC dan 25 orang stakeholders hadir secara langsung/offline di PT PMLI Bogor.

“Selain mendeklarasikan penggabungan SPPI Bersatu, acara ini juga sebagai momen bagi para pekerja pelabuhan Indonesia untuk melakukan konsolidasi lanjutan pasca penggabungan,”pungkas Dodi.

Adapun beberapa kesepakatan dari inaugurasi dan deklarasi ini diantaranya : Penetapan dewan pengurus SPPI Bersatu Periode 2021-2024. Penyusunan dan Pembuatan PKB pasca penggabungan Pelindo. Penyelarasan visi dan misi para pekerja. Pernyataan komitmen SPPI Bersatu sebagai mitra strategis dan melakukan check & balance terhadap tata kelola perusahaan. Peluncuran logo baru SPPI Bersatu

Filosofi Logo SPPI Bersatu Warna Merah : Setiap anggota SPPI Bersatu harus berani dalam mengambil peran sinergi dengan tepat dan kuat. Warna Orange : Melambangkan kehangatan pekerja sebagai anggota SPPI Bersatu.Warna Biru : Melambangkan kepercayaan diri pekerja dalam menghadapi competitive global. Bentuk Lingkaran : Melambangkan wujud kebebasan tanpa sudut keberpihakan.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Pelindo Ihsanuddin Usman kesempatan yang sama dalam sambutannya menyampaikan  harapannya agar SPPI Bersatu berkomitmen untuk menjalankan proses transisi pasca penggabungan Pelindo serta menampung seluruh aspirasi dari seluruh pekerja di lingkungan Pelindo. 

“Tentu dalam pelaksanaanya, proses transisi pasti tidak lepas dari adanya kekurangan dan ketidak selarasan. Untuk itu kami harapkan keselarasan, kesepahaman dalam menjalankan proses transisi ini dengan sebaik-baiknya,”katanya 

Ihsanuddin menjelaskan bahwa manajemen Pelindo begitu menghargai segala proses serta upaya yang telah dilakukan karena SPPI Bersatu telah mampu untuk mengkonsolidasikan seluruh aspirasi pekerja menjadi satu kekuatan melalui langkah yang cerdas dan tepat. Manajemen secara tidak Langsung mendapatkan proses check & recheck terkait dengan kebijakan untuk bekerja bersamasama dengan sebaik-baiknya.

“Dengan inagurasi dan Deklarasi SPPI Bersatu ini  diharapkan dapat menumbuhkan hubungan kemitraan yang harmonis dan produktif sebagai pondasi kerja bersama. Karena dalam beberapa waktu mendatang diharapkan akan segera diterbitkan PKB yang baru. Untuk memastikan proses operasi berjalan optimal, pekerja merasa aman, nyaman dan sejahtera. Dengan demikian para pekerja akan semakin meningkatkan kompetensinya agar mampu bersaing dengan tetap berpedoman pada AKHLAK sebagai core value perusahaan,”paparnya.

 “Saya mewakili manajemen menyambut baik dan berterimakasih serta berharap deklarasi ini agar ditindaklanjuti dan akan menghasilkan satu rencana kerja yang konstruktif dan kolaboratif untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja,”tutupnya.

Wakil Direktur Utama Pelindo Hambra dalam sambutannya memberikan apresiasi atas integrasi dan deklarasi SPPI Bersatu, yang didasari atas dukungan yang SPPI berikan selama proses merger sehingga dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti.

Hamra mengatakan langkah yang harus dilakukan pasca merger, manajemen memiliki rencana besar untuk mengimplementasikan merger yang sebenarnya. “Tanggal 1 Oktober 2021 merupakan langkah awal Pelindo sebagai pintu gerbang kemerdekaan untuk Pelindo meraih sukses di masa depan,”ungkap Hamra.

Menurut Hamra bahwa seluruh laporan atas proses merger sudah dilakukan dan saat ini sedang berfokus pada hal-hal yang bersifat strategis untuk pengembangan pelabuhan dalam aspek teknis. 

Hamra menambahkan ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti pasca merger diantaranya terkait program strategis yang meliputi inisiatif strategis, RKM dan KPI yang sudah disusun dan disepakati serta program teknis yang meliputi administrasi dan legalitas yang sudah disiapkan. 

“Kita harapkan kedepan untuk bersama-sama bahu membahu menyongsong Pelindo yang lebih maju dimulai dengan penyesuaian branding dan elemen pendukungnya yang sudah pasti akan memakan waktu yang tidak singkat,”pungkasnya.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementrian BUMN  Tedi Bharata mengatakan dengan lancarnya proses merger merupakan salah satu indikator proses komunikasi yang juga berjalan lancar dan kesepakatan dalam satu suara dalam dukungan terhadap proses merger.

 “Di satu sisi merger kemarin merupakan salah satu indikator komunikasi berjalan dengan baik antara manajemen dengan karyawan terutama dengan Serikat Pekerja. Yang terpenting karena komunikasi ini merupakan salah satu uji keberhasilan dari inisiatif strategis yang sedang dijalankan bersama,” jelas Tedi.

Menurutnya, bahwa kompleksitas berbagai macam permasalahan dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Namun yang terpenting adalah perlu adanya kolaborasi untuk mencapai satu tujuan bersama. 
“SPPI Bersatu yang hari ini telah melaksakan deklarasi, diharapkan dapat senantiasa bekerjasama dan berkolaborasi. Sehingga apa yang menjadi tujuan korporasi dapat diraih secara maksimal,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dra.Indah Anggoro Putri pada kesempatan itu memberikan apresiasi atas pelaksanaan deklarasi sekaligus Rakernas I SPPI Bersatu. 

“Selamat kepada SPPI Bersatu atas penggabungan empat serikat pekerja pelabuhan hari ini, semoga SPPI Bersatu dapat mewujudkan soliditas dan solidaritas yang kuat dalam mengawal serta mendukung implementasi penggabungan Pelindo,” katanya.

Kaitan dengan keselarasan penyelenggaraan serikat pekerja, sebutnya bahwa nilai-nilai luhur Pancasila haruslah digaungkan sebagai landasan dalam membuat program kerja. Sehingga sangat penting bagi pengurus serikat pekerja untuk dapat mengkoordinir seluruh anggota dalam bingkai persatuan dan kesatuan. 

“Hal ini didasari akan keberagaman ras, suku dan budaya yang ada dalam serikat pekerja. Pasca penggabungan Pelindo yang sudah resmi dilakukan. Kami menitipkan pesan dalam tugas dan tanggung jawab kepada SPPI Bersatu agar tidak boleh terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK),” tuturnya. 

Ia menjelaskan kemandirian SPPI Bersatu harus benar-benar dijaga solidaritas dan soliditasnya, pastikan kemandirian tersebut dapat diimplementasikan dalam kinerja sehari-hari. Hal ini berkaitan dengan banyaknya serikat pekerja dipengaruhi oleh pihak-pihak yang dapat mengganggu keharmonisan dan persatuan pekerja.

Lebih lanjut, dikatakannya SPPI supaya menghindari pengaruh pihak eksternal agar selalu berpedoman pada visi, misi dan target yang sudah disepakati oleh SPPI Bersatu. Dalam entitas bisnis Pelindo ke depan, SPPI Bersatu diharapkan agar dapat menjalankan perannya sebagai mitra strategis bagi manajemen sehingga SPPI Bersatu harus melibatkan diri dalam perencanaan strategis Pelindo serta perencanaan keuangan dan profit. 

“Selain itu SPPI Bersatu dituntut untuk dapat memahami mapping bisnis Pelindo, harus bersikap terbuka dalam pemetaan kompetitor Pelindo serta melakukan komunikasi dengan pemerintah terkait dengan portofolio bisnis Pelindo,”tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal SPPI Bersatu Kamal Akhyar mengatakan dengan diselenggarakannya inaugurasi dan deklarasi SPPI Bersatu ini diharapkan tidak hanya sebagai seremonial belaka. Namun secara nyata tentu akan dapat menciptakan serta menumbuhkan hubungan industrial yang harmonis dan produktif baik antar para pekerja maupun dengan manajemen. 

Selain itu, tegas Kamal, dengan penggabungan ini tidak ada lagi sekat-sekat pemisah masing-masing wilayah kerja. Untuk itu diperlukan kondusifitas yang dapat mendongkrak produktivitas dan kinerja SDM sehingga secara nyata dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan kinerja operasi dan keuangan Pelindo.(Red-MM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s