Kepala KSOP Kelas II Jayapura Audiensi Dengan Wakapolda Papua Untuk Mengamankan PSN Tol Laut

Mimbarmaritim.com Jayapura

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura resmi dipimpin oleh Capt. Roni Fahmi.,SE, MM, M.HP, M.Mar. menggantikan Kepala KSOP yang lama Taher Laitupa., ST, MT.

Sebagai pejabat yang baru saja menduduki posisi sebagai Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Capt. Roni Fahmi melakukan audiensi kepada Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Eko dan Direktur Reskrimsus Polda Papua, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh serta Kepala Kesehatan Pelabuhan Harold Pical di Jayapura, Senin (11/10/2021) kemarin.

Dalam pertemuan audiensi ini, Kepala KSOP Kelas II Jayapura didampingi oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan Willem Thobias Fofid, Kepala Seksi Status Hukum Kapal, Capt. Charlie Jullivan dan Tim Teknis Usaha Jasa Terkait Horning Felle dan Jan Imbiri.

Dalam pertemuan audiensi tersebut Capt.Roni Fahmi menyampaikan kembali program Kementerian Perhubunga Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yaitu Program Strategis Nasional Tol Laut yang telah berjalan sejak tahun 2015 dan sedang dalam pengembangan. Oleh sebab itu KSOP Jayapura sangat membutuhkan bantuan dan kerjasama dari pihak Kepolisian agar program tersebut dapat terlaksana dengan semestinya.

Capt Roni menjelaskan pelabuhan Jayapura selain sebagai penyokong bagi jalur distribusi logistik di Papua, Pelabuhan Jayapura memiliki daerah Hinterland yang sangat luas sampai mencakup beberapa wilayah administrasi Kabupaten lainnya.

“Salah satu wilker KSOP Jayapura yakni Pelabuhan Depapre dengan memiliki program pengembangan tata kelola modernisasi kontainerisasi di Provinsi Papua  berbasis kearifan lokal yang terus kebutuhan permintaan kontainer terus meningkat setiap periode triwulan per tahunnya,”kata Capt Roni.

Capt Roni, menambahkan sesuai arahan Presiden Jokowi dan RPJMN 2020 – 2024 Pembangunan di Tanah Papua adalah Prioritas Nasional. Kebijakan pembangunan wilayah Papua dalam tahun 2020 – 2024 diarahkan pada percepatan pembangunan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan kesejahteraan serta Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat berdasarkan budaya dan kontekstual Papua.

Sementara Kasie Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan, Willem Thobias Fofid menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Prioritas Nasional dalam implementasi yang telah berjalan di Papua dan Papua Barat dari Kementerian Perhubungan adalah Penyelenggaraan Layanan Kewajiban Publik yaitu Tol Laut saat ini meningkat  menghadirkan 11 Trayek dari 32 lintasan Trayek pada 2021, dengan memasuki 30 Pelabuhan singgah dan 1 (satu) pelabuhan pangkal dengan model pengembangan sebagai Pelabuhan Hub yaitu Pelabuhan Merauke.

Kemudian katanya Penyelenggaraan Layanan Kewajiban Publik untuk Kapal Perintis sebagai bagian dari elemen pendukung Tol Laut dan juga pembangunan pelabuhan rakyat dan pelabuhan perintis. Adanya Subsidi Darat  dan Jembatan Udara di Provinsi Papua-Papua Barat, yang menghubungkan keterisolasian wilayah-wilayah pegunungan dengan adanya multimoda tersebut. Sehingga masyarakat di pegunungan dan pesisir juga dapat menikmati barang dengan harga yang murah.

“Harapan kami setelah melaksanakan program ini ada dukungan dari Pemda bagaimana barang-barang komoditi unggulan yang kelebihan dari daerah-daerah tersebut yakni di Kabupaten Pegunungan Bintang dan lainnya untuk dibawa ke daerah lain seperti di Barat. Sehingga terjadi transfer dan ada pengurangan inbalance kargo, di mana dari barat ke timur dan dari timur ke barat, sehingga disparitas harga juga rendah,” tuturnya.

Ia menambahkan hadirnya konektivitas multimoda sebagai terobosan Presiden Jokowi mewujudkan keadilan pembangunan melalui indikator harga barang kebutuhan nasional di wilayah pegunungan tengah dan pesisir Papua.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s