MARITIM

Jelang Angkutan Nataru 2020-2021, KSU Tanjung Priok Lakukan Uji Petik Kapal Pelni KM Ciremai 

Mimbar Maritim – Tanjung Priok

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok, melakukan uji petik ke Kapal KM.Ciremai milik PT Pelayaran Indonesia (Persero) saat sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (8/12/2020).

Uji petik tersebut dilakukan dalam rangka angkutan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru 2020-2021). Melalui instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK.211/5/16/DJPL/2020 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang. Dirjen Perhubungan Laut memerintahkan agar semua kapal penumpang yang akan digunakan untuk melayani angkutan Nataru harus dilakukan uji petik (kelaiklautan kapal) mulai tanggal 16 November 2020 sampai dengan 14 Desember 2020.

Dalam pelaksanaan uji petik kapal Pelni KM.Ciremai disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Dr. Capt Wisnu Handoko M.Sc didampingi jajarannya dan Tim Marine Inspector Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebelum melakukan ujik petik Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko dan Nakhoda Kapal KM.Ciremai Capt. Muhary melakukan pengarahan diatas kapal KM Ciremai kepada seluruh Tim Marine Inspector dari KSU Tanjung Priok.

Capt. Wisnu Handoko pada kesempatan itu dalam arahannya menyampaikan kepada Marine Inspector pada saat melakukan pengecekan karena masih dalam situasi pamdemi Covid-19, diharapkan agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan yakni 3 M ( Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).

Lebih lanjut,Capt Wisnu menyampaikan kepada Tim Marine Inspector mengingatkan agar saat melaksanakan uji petik tidak menggangu kegiatan kapal secara rutin. Kemudian area – area yang akan diperiksa agar dipastikan para Marine Inspector dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19. 

Ia menjelaskan sangat perlu diperhatikan terkait penataan di dalam kapal terutama diakomodasi penumpang. Karena pada Minggu lalu di KM.Kelud saat mendampingi Pak Menteri Perhubungan. “Beliau sangat konsen sekali pada penataan kasur penumpang dan harus dibuatkan jarak antara penumpang serta diberikan tanda tidak boleh digunakan dengan tanda silang,”sebut Capt Wisnu.

Kemudian kata Capt Wisnu pastikan bahwa kapal siap menerima penumpang kalau misalkan ada lonjakan penumpang. “Karena sampai saat ini masih diberlakukan pembatasan jumlah penumpang sampai 50%. Kami harapkan agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan Covid-19,”katanya.

Capt.Wisnu menambahkan KSU Tanjung Priok tugas utama adalah memeriksa kapal dengan kondisi baik dan laik layar. ” Kita memastikan dan memberikan keyakinan kepada masyarakat meskipun kondisi pamdemi, karena Nakhoda sudah menjamin tidak serumit tahun lalu sebab saat ini fokus terhadap pelaksanaan protokol kesehatan yang baik,”ungkapnya.

Sementara, Nakhoda KM Ciremai Capt. Muhary mengatakan saat pamdemi Covid-19 sekarang tidak dapat disamakan seperti dulu sebelum Covid-19 karena penumpang dari pelabuhan Tanjung Priok jauh berkurang. Kalau melihat kondisi saat ini dapat mengangkut 50 orang penumpang sudah bagus, itu pun kalau ada menurut perkiraan.

“Makanya kita maksimalkan pada muatan kargonya, untuk suplai bahan pokoknya tepat waktu. Karena KM Ciremai dengan rute pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Bau Bau – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura,” ujar Capt.Muhary.

Menurut Capt Muhary bahwa uji petik seperti ini sudah merupakan kegiatan rutinitas dilakukan saat melakukan angkutan Nataru setiap tahun. 

“Masa pamdemi sekarang jika penumpang tidak memiliki Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) tidak di ijinkan untuk membeli tiket Kapal Pelni. Karena Pemerintah Daerah juga sangat memperketat protokol kesehatan Covid-19 terhadap penumpang Pelni,” tutupnya.

Capt Wisnu menambahkan selain konsen di tempat penataan penumpang, supaya tetap di periksa dan diperhatikan alat – alat keselamatan pelayaran, selain itu dilakukan juga menguji pintu kedap air (testing watertight door), ayunan sekoci keluar (lifeboat swing out), mesin sekoci (lifeboat engine), alarm darurat (emergency alarm), radio di anjungan perangkat kemudi darurat (include emergency steering gear), pengujian arus alarm (testing ows alarm), generator darurat termasuk pompa pengujian alat pemadam kebakaran ditepi laut (emergency generator include testing fire pump on nozzle seaside), alat kemudi darurat (emergency steering gear with bridg) anjungan (by call).

“Meskipun kapal angkutan Nataru 2020-2021 Kapal Pelni dan kapal lainnya sudah dilakukan uji petik seperti di Makassar, Surabaya namun secara serentak di seluruh Indonesia tetap dilakukan uji petik seperti yang dilakukan di Tanjung Priok. Maka Saya mohon kepada rekan – rekan Marine Inspector dalam inspeksi ini agar benar – benar dilakukan dengan teliti, setelah selesai pengecekan nanti kapal dapat diberangkatkan,” tutup Capt.Wisnu.

Usai melaksanakan uji petik Kapal Pelni KM.Ciremai Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko beserta jajarannya tepatnya di dermaga Arsa tempat sandar service boat dilakukan pelayanan jemput bola melalui mobil keliling terhadap para pemilik kapal service boat.

Pemberian dokumen registrasi seluruh kapal service boat tersebut adalah karena PT Pertamina tidak lagi memberikan BBM subsidi jika kapal – kapal service boat ini, tidak memiliki dokumen registrasi di Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok.

“Maka untuk itu kita bantu dengan melakukan pelayanan melalui mobil keliling terhadap kapal service boat (operator) dengan mengeluarkan sertifikat berupa Phas Kecil dan sekaligus mengecek kondisinya. Apalagi untuk layanan menjelang Nataru dan masuk pada angin musim barat kita perhatikan kondisi seluruh kapal di pelabuhan Tanjung Priok,”pungkasnya.(Ody-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s