MARITIM

Dalam Rangka Ketahanan Pangan Pushidrosal Kembangkan Padi “SIDENUK”

Mimbar Maritim – Jakarta

Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengadakan uji coba mengembangkan penanaman padi bibit unggul hasil rekayasa genetika. Uji coba ini kerjasama Pushidrosal dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Desa Lemahbang Kulon Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang diberi nama padi “ SIDENUK” (Hasil Dedikasi Nuklir).

Hal ini, disampaikan Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. diwakili Direktur Potensi Maritim Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Dirpotmar Pushidrosal) Kolonel Laut (P) Suhendro, S.Ap., M.Si. (Han) saat mengikuti panen raya. Dalam rangka Ketahanan Pangan Tahun 2020 bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. melalui Video Conference (Vicon), di Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara hari ini Rabu (5/8/2020).

Dijelaskannya, bahwa uji coba penanaman padi Sidenuk penanamannya pada tanggal 01 Maret 2020 dan pada tanggal tanggal 3 Juni 2020. Padi dapat dipanen dengan masa tanam 100 hari serta dapat menghasilkan 6 sampai 7 Ton per hektar.

Menurut Kolonel Laut (P) Suhendro, S.Ap., M.Si, selain penanaman padi jenis Sidenuk, Pushidrosal juga melaksanakan penamaman padi Jenis “IR Gebray” yang merupakan padi lokal bekerjasama dengan masyarakat binaan Pushidrosal di Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai pembanding.  

“Uji coba penanaman dimulai tanggal 08 April 2020, dan dipanen pada tanggal 28 Juli 2020 dengan lama masa tanam 110 hari yang dapat menghasilkan sekitar 2,5 ton/8.000 M2,”katanya. 

Selain di Banyuwangi dan Jonggol,lanjutnya Pushidrosal juga melakukan uji coba penanaman “Padi Laut” dengan media tanam berpasir di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu – Jakarta Utara, sampai saat ini masih melalui tahap penelitian.

Kolonel Laut (P) Suhendro menjelaskan Program Ketahanan Pangan Pushidrosal, selain ujicoba pengembangan padi bibit unggul. Pushidrosal  juga sosialisasi dan mengedukasi budi daya Lele dan Aquaponic kepada anggota Pushidrosal agar dapat dikembangkan di rumah masing-masing.  

Sebagai aplikasi budidaya tersebut, dengan melaksanakan penebaran bibit Lele sebanyak 3.000 ekor yang dilaksanakan dengan sistem Bioflok dan Aquaponic pada tanggal 9 April 2020. Dalam jangka waktu 3 bulan dapat menghasilkan 250 kg Lele yang dipanen pada tanggal 10 Juli 2020 dengan tingkat keberhasilan 80%.  

“Bulan Oktober 2020 mendatang, Pushidrosal akan  melakukan ujicoba kembali padi bibit unggul baik jenis “Sidenuk” maupun jenis baru yang sesuai dengan kondisi alam dan iklim di Indonesia. Bibit unggul tersebut lebih tahan terhadap serangan hama, dengan harapan hasilnya dapat didistribusikan ke seluruh wilayah melalui Lantamal dan Lanal di seluruh Indonesia sebagai bibit unggul,”terangnya.  

Ditambahkannya, penanaman padi unggul tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terutama saat menghadapi pandemi Covid-19 saat ini. 

Kegiatan Vicon yang dilaksanakan bersama Kasal tersebut. Diikuti serentak oleh seluruh Kotama, Lantamal dan jajaran Lanal dari Sabang sampai Merauke. Sedangkan kegiatan Vicon Pushidrosal, pelaksanaannya bertempat di area Ketahanan Pangan di lapangan Apel Mako Pushidrosal.(Ody-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s