KORPORASI

Antisipasi “New Normal” PT Pelni Melaksanakan Operasional Kapal

Mimbar Maritim – Jakarta

Mengantisipasi kemungkinan dibukanya kembali kegiatan transportasi laut pada pekan depan. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) memastikan akan mematuhi pelaksanaan skenario New Normal Life pada kegiatan operasional dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19 pada fase new normal ini.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro kepada awak media melalui keterangan persnya, Minggu (7/6/2020) mengatakan bahwa manajemen sudah memiliki skenario dan siap untuk diterapkan diatas kapal, seperti protokol terhadap kesehatan para kru, proses embarkasi dan debarkasi, layanan makan dan minum di atas kapal, serta protokol terhadap beberapa penggunaan fasilitas di atas kapal.

“Berkenaan dengan protokol kesehatan, kami akan lakukan rapid test kepada ABK maupun mitra yang akan bertugas di atas kapal. untuk memastikan kondisi kesehatannya layak bertugas. Faktor kesehatan, kenyamanan, dan keamanan dalam pelayaran adalah prioritas utama kami,” ujar Yahya Kuncoro.

Ia menuturkan selain menjaga kebersihan dan menerapkan physical serta social distancing. Manajemen telah menyusun strategi guna melindungi seluruh kru kapal dan penumpang. Mulai dari pembatasan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap bagi kru kapal, hingga membatasi interaksi fisik dengan penumpang.

“Selain terus mensuplai kebutuhan multivitamin, mulai saat ini kru kapal yang bertugas. Telah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri mulai dari penutup kepala (face shield), sarung tangan, baju, hingga penutup sepatu. Dengan adanya kelengkapan tersebut diharapkan dapat semakin menimbulkan rasa aman dan nyaman baik kepada kru yang bertugas maupun penumpang yang berlayar besama kami,” jelas Yahya.

Sementara itu, kata Yahya bahwa sejak Mei 2020, beberapa kapal sudah mulai membuka penjualan tiketnya, ntuk penumpang menuju pelabuhan yang membuka aksesnya. Adapun penumpang yang diangkut sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah berdasarkan persyaratan pada SE Gugus Tugas Covid-19 maupun SE Dirjen Hubla Kementerian Perhubungan RI.

Seperti karyawan/pegawai (ASN, BUMN, BUMD, Swasta, Perusahaan Asing (domisili Indonesia)), pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan penumpang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal, serta repatriasi Pekerja Migran Indonesia.

Kapal-kapal yang beroperasi sejak Mei 2020 antara lain KM Egon, KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Nggapulu, KM Tatamailau, dan KM Kelud, dengan jumlah penumpang tercatat sekitar 834 penumpang. Sedangkan per Juni 2020, kapal yang direncanakan beroperasi adalah KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Kelud, KM Egon, dan KM Sinabung.

“Sedangkan untuk penjualan tiket, kami lakukan melalui loket yang berada di Kantor Cabang. Hal ini, dilakukan untuk memastikan bahwa penumpang yang akan pergi telah memiliki dokumen yang dibutuhkan dan sesuai dengan persyaratan yang ada,” ucapnya.

Untuk diketahui, bahwa dokumen yang diperlukan untuk melakukan perjalanan bersama kapal PELNI antara lain menunjukan surat hasil rapid test ataupun swab yang menunjukan hasil non-reaktif (negatif) Covid-19, KTP/ID, dan memiliki surat keterangan (surat tugas).

Ditambahkannya, dengan diterapkanya fase new normal ini manajemen PELNI berharap dapat menggerakkan kembali perekonomian Nasional dan mendukung program strategis Pemerintah dalam pelaksanaan transportasi bagi publik.

PELNI sebagai Perusahaan BUMN yang bergerak pada bidang transportasi laut. Hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah T3P. Dimana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas dan PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 armada kapal Rede.

Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 4 kapal barang, 8 kapal tol laut serta 1 kapal khusus ternak.(Tim-MM).

Kategori:KORPORASI, MARITIM, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s