KARANTINA

684 Ton Komoditas Pertanian Di Ekspor Dari Bandar Lampung Ke 8 Negara 

Mimbar Maritim – Bandar Lampung

Peluang ekspor komoditas pertanian Indonesia memang sangat menjanjikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan berbagai komoditas ke berbagai negara didunia.

Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) kembali melepas komoditas pertanian ke pasar ekspor berupa Kopi Biji, Pisang, Nanas segar dan Cabai Jamu (Long papper) dengan total sebanyak 684 ton.

Ke empat komoditas dengan nilai ekonomi 6.6 miliar ini akan diekspor menuju ke delapan negara yaitu Cina, Jepang, Korea Selatan, Oman, Qatar, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab dan Italia dengan dilengkapi 18 sertifikat kesehatan tumbuhan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melepas komoditas ekspor tersebut serentak di sembilan pintu utama pelabuhan yang dilakukan secara daring (dalam jaringan), pada Kamis (30/04/2020).

Sementara ditempat yang berbeda, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, Kepala Karantina Pertanian Lampung Muh.Jumadh melakukan menyerahkan sertifikat kesehatan tumbuhan atau Phytosanitary Certifikat (PC) sebagai persyaratan negara tujuan kepada PT. Paracha Implex, PT. Great Giant Peneapple dan PT. Need Coffe Indonesia Makmur.

Muh.Jumadh pada kesempatan itu menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2019 untuk ekspor Cabai Jamu mencapai 48 ton, Pisang segar 16.886 ton dan untuk kopi biji 215.307 ton.

Sementara dari data tahun 2020 periode Januari – April untuk Cabai jamu mengalami peningkatan 3 kali lipat menjadi 149,8 ton dengan 10 kali frekuensi pengiriman. Sedangkan untuk Pisang Segar 1.014 ton dengan 60 kali pengiriman dan Kopi Biji 43.480 ton/ 764 kali pengiriman.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini ternyata tidak menurunkan kinerja ekspor komoditas pertanian kita tetap berjalan dan lancar,”pungkas Muh.Jumadh.

Secara terpisah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga menyampaikan bahwa ditengah wabah Covid-19 ini kesediaan pangan harus tetap terpenuhi.

“Dalam hal ini, kami dari Kementerian Pertanian akan terus mengawal ketersediaan pangan dan memperlancar arus barang dipintu pemasukan dan pengeluaran,”ujarnya.(Ody-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s