
Mimbar Maritim – Bandar Lampung
Peluang ekspor komoditas pertanian Indonesia memang sangat menjanjikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan berbagai komoditas ke berbagai negara didunia.Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) kembali melepas komoditas pertanian ke pasar ekspor berupa Kopi Biji, Pisang, Nanas segar dan Cabai Jamu (Long papper) dengan total sebanyak 684 ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melepas komoditas ekspor tersebut serentak di sembilan pintu utama pelabuhan yang dilakukan secara daring (dalam jaringan), pada Kamis (30/04/2020).
Sementara ditempat yang berbeda, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, Kepala Karantina Pertanian Lampung Muh.Jumadh melakukan menyerahkan sertifikat kesehatan tumbuhan atau Phytosanitary Certifikat (PC) sebagai persyaratan negara tujuan kepada PT. Paracha Implex, PT. Great Giant Peneapple dan PT. Need Coffe Indonesia Makmur.

Sementara dari data tahun 2020 periode Januari – April untuk Cabai jamu mengalami peningkatan 3 kali lipat menjadi 149,8 ton dengan 10 kali frekuensi pengiriman. Sedangkan untuk Pisang Segar 1.014 ton dengan 60 kali pengiriman dan Kopi Biji 43.480 ton/ 764 kali pengiriman.
“Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini ternyata tidak menurunkan kinerja ekspor komoditas pertanian kita tetap berjalan dan lancar,”pungkas Muh.Jumadh.

“Dalam hal ini, kami dari Kementerian Pertanian akan terus mengawal ketersediaan pangan dan memperlancar arus barang dipintu pemasukan dan pengeluaran,”ujarnya.(Ody-01).