KORPORASI

Covid-19 Semakin Merebak, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia Upayakan Berbagai Kegiatan Pencegahan

Risk Management, Quality Assurance & HSE  PT PPI Indah Kusumaningrum

Mimbar Maritim – Jakarta

Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020 telah menetapkan Indonesia Darurat Covid-19 dan berlaku selama 91 (sembilan puluh satu) hari  terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020.

PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (PT PPI) sebagai salah satu anak perusahan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang telah tersertifikasi ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Turut berperan aktif dalam upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, sebagai bentuk Komitmen Manajemen akan Sistem Manajemen K3. Karena menyadari betul pentingnya menjaga kesehatan karyawan yang merupakan aset bagi Perusahaan. 

Risk Management, Quality Assurance & HSE  PT PPI Indah Kusumaningrum melalui keterangan persnya diterima Mimbar Maritim hari ini Selasa (17/3/2020) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sejak awal bulan Februari 2020. 

Indah Kusumaningrum  menjelaskan sejak awal marak pemberitaan terkait Covid-19 di Wuhan, China (yang saat itu masih disebut Novel Coronavirus), bahkan saat belum ditetapkan kondisi Indonesia Darurat Covid, PT PPI langsung mengadakan HSE Talk bertema “Coronavirus Awareness” dengan mengundang Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok dr. Jefri Hasurungan Sitorus pada tanggal 10 Februari 2020.

Untuk membekali seluruh karyawan dengan pengetahuan terkait virus ini, dan agar para karyawan terhindar dari pemberitaan yang tidak benar karena sangat marak Hoaks yang menyebar di sosial media tentang Covid yang menyesatkan.

Lebih lanjut Indah Kusumaningrum menyebutkan setelah Indonesia menetapkan status “Darurat Covid -19”, PT PPI melakukan beberapa langkah antisipatif dimulai dengan Pemberitahuan melalui Surat Edaran President Director PPI dan  Penyusunan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Lingkungan PT PPI yang disahkan oleh Commercial and Business Development Director PT PPI. 

” Pedoman tersebut berisikan Informasi lengkap terkait Covid-19, mulai dari Definisi, Gejala, Penularan, Daftar Negara Terjangkit termasuk juga Langkah- Langkah Pencegahan Covid-19,” katanya.

Ia juga menerangkan ada beberapa langkah pencegahan dilakukan dan diberlakukan baik kepada pegawai PPI, pegawai Anak Perusahaan , maupun tamu eksternal diantaranya : Penyediaan  Handsanitizer dan Sosialisasi Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar, Pengukuran Suhu Tubuh Karyawan dan Tamu sebelum memasuki area kerja (Untuk yang memiliki suhu di atas 38 derajat Celcius.

PT PPI menyiapkan ruang isolasi untuk observasi dan wawancara lebih lanjut, Pemberian masker bagi pekerja yang sakit flu dan batuk, penyediaan APD bagi pekerja yang bekerja di area proyek. Proses sterilisasi alat makan dan minum yang digunakan di area kantor, proses pengecekan barang/paket yang dikirimkan ke kantor, sampai ke beberapa kebijakan sosial distancing seperti Pelarangan bepergian ke Luar Negeri.

Selain itu, juga penggunaan cara alternatif untuk berjabat tangan dengan Mitra Kerja dan Pembatasan pertemuan dengan tamu yang berasal dari Negara terjangkit terkait hal ini. PT PPI telah mempersiapkan infrastruktur untuk dapat tetap melaksanakan rapat jarak jauh melalui Video Conference dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Menurut dia, PPI juga secara teratur memberikan sosialisasi tentang cara hidup sehat baik secara resmi melalui Pedoman yang ditandatangani manajemen, maupun lewat beberapa media interaktif seperti Whatsapp, Instagram dan juga video tiktok. Seperti yang digemari karyawan yang notabene sebagian besar adalah kaum millenial. Sehingga diharapkan awareness terkait Covid -19 dapat dengan mudah dipahami oleh semua kalangan.

Indah Kusumaningrum menambahkan bahwa cegah Covid-19 tidak hanya di area kantor, di area proyeknya di Terminal Kijing, Mempawah Kalimantan Barat. PT PPI melakukan pengendalian berupa pengecekan kesehatan pekerja proyek terutama bagi yang merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA). PPI juga melakukan sosialisasi tentang Covid-19 kepada seluruh pekerja proyek dan pembekalan Alat Pelindung Diri (APD).

” Kemudian sejak Sekretariat Kabinet, Sutikno mengumumkan secara resmi di media bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positive Covid-19. PT PPI semakin memperketat pengawasan dan tindakan pencegahan salah satunya dengan Penyemprotan Disinfektan di area kantor yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020,” pungkas Indah. 

Manajemen PPI juga  tidak lupa mempersiapkan Pedoman Business Continuity Management (BCM) sebagai langkah antisipatif apabila Jakarta dinyatakan Lock Down. Untuk memastikan keberlangsungan bisnisnya  kedepan dapat tetap berjalan lancar dengan baik.(Ody-01).

Kategori:KORPORASI, LOGISTIK, MARITIM, PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s