MARITIM

KANTOR  OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK SINERGI DENGAN INSTANSI TERKAIT, ASOSIASI DAN STAKEHOLDER GELAR BERSIH – BERSIH DI LINGKUNGAN PELABUHAN

Kepala Kantor Oritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jece Julita Piris

Mimbar Maritim – Tanjung Priok

Mewujudkan kecintaan pada lingkungan dan sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah melaksanakan Deklarasi Penerapan Konsep Pelabuhan Berwawasan Lingkungan pada tanggal 20 November 2019. Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (10/1/2020).

Acara bersih – bersih lingkungan ini, melibatkan instansi pemerintah dan stakeholders di pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Kepala Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, PT Pelindo II (Persero), PT Pelni (Persero) Tanjung Priok,  PT Metito, PT Jakarta International Container Terminal,  PT Pelabuhan Tanjung Priok, KSO TPK Koja,  PT IPC Terminal Petikemas, PT Pesaka Kirana Loka.

Selain itu, hadir juga perwakilan dari beberapa asosiasi yakni  Koperasi TKBM Karya Sejahtera, INSA JAYA, Aptrindo DKI Jakarta, Ketua DPW APBMI DKI Jakarta. Tempat yang dibersihkan dilingkungan di pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Jalan Palmas, Jalan Pasoso, Jalan Pabean, Jalan Padamarang, Jalan Raya Sulawesi, dan Jalan Banda.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jece Julita Piris yang memimpin langsung kegiatan bersih – bersih pelabuhan, dalam sambutannya mengatakan bahwa kebersihan itu harus dimulai dari diri masing-masing individu dahulu. Kebersihan lingkungan dimulai dari kebersihan lingkungan kita sampai dengan lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai tempat kita melaksanakan aktivitas dan pelayanan sehari-hari.

Menurut dia, kebersihan lingkungan harus menjadi budaya dalam diri kita maupun di lingkungan kerja. Untuk itu, mari kita mulai  melaksanakan bersih lingkungan pelabuhan secara bersama-sama dan bergotong-royong dengan penuh semangat kekeluargaan.

“Melalui kegiatan bersih lingkungan pelabuhan ini, penerapan konsep ecoport di Pelabuhan Tanjung Priok termasuk upaya perlindungan lingkungan.  Selain itu penggunaan bahan ramah lingkungan, pengurangan limbah (sampah), konservasi energi, serta antisipasi perubahan iklim melalui penggunaan energi baru dan terbarukan,” kata Jece.

Jece Julita Piris menambahkan penerapan konsep ecoport  memerlukan perubahan kebiasaan. Sebagai contoh kepedulian setiap individu dalam menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik di lingkungan pelabuhan. Perubahan tersebut juga memerlukan sinergitas semua pihak-pihak yang ada di pelabuhan.

” Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih terhadap seluruh pihak terkait yang telah membantu, untuk mendukung kegiatan bersih – bersih di pelabuhan Tanjung Priok. Kami berharap agar acara ini dapat terselenggara setiap bulan,” pungkas Jece. (Ody-01)

Kategori:MARITIM, PELABUHAN

Tagged as: