KOMODITI KOPI KERINCI CUKUP POTENSI DIEKSPOR MELALUI PELABUHAN TALANG DUKU JAMBI


Mimbar Maritim – Jambi

Kabupaten Kerinci salah satu diantara Kabupaten di wilayah provinsi Jambi dan Kab. Kerinci salah satu Kabupaten memiliki tingkat pendapatan masyarakat termasuk tertinggi di Jambi. Walaupun sumber daya komoditas ekspornya cukup besar, akan tetapi seluruhnya masuk menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jambi.

Kabupaten Kerinci menjadi salah satu wilayah pendukung (hinterland) kegiatan ekspor untuk 3 (tiga) jenis komodoti andalan yakni kayu manis, karet dan kopi. Namun komoditi unggulan Kabupaten Kerinci tersebut  di ekspor tidak melalui pelabuhan Talang Duku, melainkan eksportirnya melakukan pengapalan melalui  pelabuhan Teluk Bayur – Sumatera Barat dan Pelabuhan Belawan Sumatera Utara.

“ Walaupun potensi ekspor komiditi Kabupaten Kerinci tidak melalui Pelabuhan Talang Duku PT.Pelabuhan Indonesia II  Cabang Jambi, namun pelabuhan Talang Duku masih  diminati shipping line, karena jarak pelabuhan Talang Duku dengan pusat perdagangan kota Jambi kurang lebih 15 km,” demikian disampaikan Branch Manager Advantis Sabang Raya Logistik Fakhrul Rawi saat berbincang – bincang dengan Mimbar Maritim diruang kerjanya pekan lalu.

Fakhrul Rawi mengungkapkan ketika diadakan pertemuan bersama dengan para pebisnis ekspor dan stakeholder lainnya yang digagas Pemerintah Provinsi Jambi. Baru terungkap para eksportir di kabupaten Kerinci tersebut minim informasi atas keberadaan fasilitas layanan ekspor melalui kontainer di pelabuhan Talang Duku Jambi.

Keterbatasan atas informasi itulah yang menyebabkan para eksportir ragu untuk melakukan pengapalan komoditi ekspornya lewat pelabuhan Jambi selama iniDikatakannya, pihak pelaku usaha telah melakukan pertemuan dengan Dinas Perdagangan Pemerintah Provinsi Jambi agar mendukung terkait dengan ekspor komoditi Kopi Kabupaten Kerinci tujuan Amerika dan Eropa. Karena diperkirakan ekspor komoditi kopi Kerinci mencapai 15.000 ton per tahun selama ini melalui pelabuhan Belawan.

“ Kabupaten Kerinci ternyata komoditi kopinya cukup bagus dan merupakan varian terbaik yang kultivasi di kawasan kaki gunung Kerinci yaitu Kopi Arabika dan Kopi Robusta serta memiliki rasa yang cukup unik beraroma kokoa, buah dan spicy,” tuturnya.

Menurut dia, walaupun pelabuhan Talang Duku jauh dari ambang luar, karena tidak ada pilihan lain lagi. Karena optimalisasi awal pelabuhan Angso Dua dulu seharusnya ke pelabuhan Muara Sabak bukan Talang Duku.

“ Bagi kami tidak masalah dengan keterbatasan pelabuhan Talang Duku, tetapi yang menjadi kendala adalah pembangunan jembatan di Sungai Batanghari. Dampak jembatan tersebut hanya mampu dilintasi kapal tongkang dengan muatan maksimal tiga tier. Kapal pandu memandu wajib menekuk antenanya agar dapat melintas melewati jembatan tersebut,” katanya.

Fakhrul Rawi juga menyebutkan kegiatan ekspor yang dilakukan melalui pelabuhan Talang Duku masih merasa nyaman di pelabuhan sungai tersebut, karena memang tidak ada pilihan lain. Sebenarnya potensi eskpor hinterland provinsi Jambi cukup bagus, karena selain komoditi karet ada  juga kopi, pinang, kelapa dan plywood.

“ Kedepan para pelaku  usaha logistik lokal dan perusahan shipping line mengharapkan agar pelabuhan Samudera di provinsi Jambi segera diwujudkan pemerintah atau pelabuhan Muara Sabak di kaji kembali tetapi harus didukung infrastruktur,” pungkasnya.

Cabang Perusahaan Pelayaran Advantis Sabang Raya Lines Ltd (ASRL)  berkedudukan dikota Jambi, salah satu mitra IPC Terminal Petikemas Cabang Jambi. Melakukan kegiatan dipelabuhan Sungai Talang Duku dengan menggunakan kapal tongkang mengangkut petikemas ekspor langsung ke  Singapura. (Ody-01)