Reorganisasi Pangkalan KPLP Jakarta : “Transformasi Menuju Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Lebih Kuat”

Mimbarmaritim.com (Jakarta)

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat KPLP melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas I Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Reorganisasi Pangkalan sebagai bagian dari upaya penguatan struktur dan tata kelola organisasi, sejalan dengan dinamika kemaritiman nasional dan internasional yang terus berkembang.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pangkalan KPLP Tanjung Priok, Jumat (17/7/2025) lalu dihadiri oleh para Purnabakti Kepala Pangkalan KPLP Tanjung Priok, dan para tamu undangan, hal ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah mereka berikan selama masa pengabdian di institusi ini. Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan dan penghormatan terhadap fondasi yang telah dibangun.

Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa reorganisasi ini bukan sekadar perubahan nomenklatur, tetapi merupakan transformasi fundamental yang menandai era baru dalam tata kelola pengawasan laut dan pelayaran Indonesia.

“Kita menjadi saksi sebuah momentum penting dalam sejarah Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai. Reorganisasi ini mengubah Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai menjadi Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran, yang tidak hanya berganti nama, tetapi juga mengalami perubahan mendasar dalam fungsi dan peran,” jelas Fourmansyah.

Fourmansyah, menambahkan bahwa transformasi ini adalah jawaban atas tantangan maritim yang semakin kompleks, menuntut respons yang lebih cepat, tepat, dan profesional. Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran akan memegang peran sentral dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran. Menegakkan hukum di laut, Melindungi lingkungan maritim dan memastikan kepatuhan terhadap standar IMO (International Maritime Organization).

Mengutip pernyataan Laksamana Thomas J. Kinkaid, Fourmansyah menekankan bahwa “Kontrol laut adalah kontrol dunia”, sebagai refleksi pentingnya peran Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sektor maritim global.

Kepada para mantan Kepala Pangkalan yang hadir, Fourmansyah menyampaikan penghargaan tinggi “Jejak langkah dan pengabdian Anda telah membentuk fondasi yang kokoh bagi Pangkalan ini. Kehadiran dan masukan Anda akan terus menjadi lentera penerang bagi kami dalam mengarungi tantangan masa depan.”

Ia juga mengajak seluruh organisasi untuk menjadikan reorganisasi ini sebagai tonggak kebangkitan dalam meningkatkan profesionalisme dan dedikasi, demi menjaga laut Indonesia dari segala bentuk ancaman.

“Rangkaian kegiatan reorganisasi ini bertujuan membentuk organisasi yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja, demi terciptanya pengawasan laut dan pelayaran yang selaras dengan standar nasional maupun internasional,” tutup Fourmansyah.(Red-MM).