Wakil Bupati Kotim, KSOP Kelas II Sampit Bersama Kadis Perikanan Menindaklanjuti Rencana Pelabuhan Khusus Perikanan

Mimbarmritim.com (Sampit)

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Hotman Siagian bersama Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati,Spd, M.A.P dan Kepala Dinas Perikanan Drs.Ahmad Sarwo Oboi, Camat Mentaya Hilir Selatan, Wakil Nelayan dan Tim dari instansi terkait dengan gerak cepat aksi tindak lanjut dan survey bersama ke lokasi dermaga Sei Ijum Raya Sampit, Kalimantan Tengah, Sabtu (21/6/2025).

Lokasi ini yang didirikan oleh Pemda Kotim pada tahun 2025., selama ini Nelayan di sekitar Kabupaten Kotim mengalami kendala dalam pengurusan izin berlayar kapal ikan pengangkut yang berlokasi jauh ke Kabupaten Seruyan, mengingat di wilayah Kotim saat ini belum tersedia pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. Kondisi ini yang mengakibatkan para nelayan Kotim harus melakukan aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri oleh nelayan dalam jarak tempuh yang lumayan jauh, dibutuhkan waktu, biaya operasional, dan kelengkapan perizinan para nelayan.

Pada rapat sebelumnya Kamis, tanggal 19 Juni 2025 lalu Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Irawati telah menyampaikan bahwa nelayan Kotim berharap adanya kemudahan dalam proses perizinan untuk kapal kapal nelayan dari Syahbandar Perikanan, dan mengharapkan dukungan Kantor KSOP Kelas III Sampit agar Kabupaten Kotim dapat memiliki pelabuhan bongkar muat perikanan sendiri. Sehingga kegiatan perikanan masyarakat Kotim dapat berjalan lebih efektif dan efisien tanpa harus bergantung ke daerah lain di Kalimantan Tengah.

Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Irawati saat peninjauan di lokasi juga menekankan pentingnya melibatkan Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Syahbandar Perikanan, KSOP Kelas III Sampit dan Instansi terkait lainnya untuk dapat bersama-sama dan bersinergi dalam mencari alternatif dan solusi yang tepat, termasuk melalui koordinasi tugas langsung dengan Kepala KSOP Kelas III Sampit sebagai pihak yang berwenang dalam perizinan pelayaran, agar kiranya dapat memfasilitasi kebutuhan nelayan dan memperjuangkan kepentingan mereka agar dapat melaut dan melakukan bongkar muat hasil tangkapan ikan di wilayah Kotim.

Irawati saat meninjau di lapangan menyatakan bahwa lokasi yang ditinjau telah memiliki dermaga kayu yang layak, tempat pendaratan dan pelelangan ikan, gudang yang cukup, lapangan yang cukup luas dan layak dijadikan sebagai Pelabuhan Khusus Perikanan.

Sementara Kepala Kantor KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian yang didampingi bersama jajarannya Kasi KBPP Capt.Indra Novel), Kasi Lala Muchlis  dan Kasubbag Tata Usaha Donny pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi atas usulan dari Wakil Bupati Irawati dengan mengajukan lokasi yang dibangun Pemda Kotim tersebut sebagai Pelabuhan Khusus Perikanan.

Hotman pada kesempatan itu menyampaikan mendukung lokasi yang diajukan sebagai solusi terbaik dengan tetap berpedoman terhadap aturan, standard operasional dan prosedur (SOP) dan wajib mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Hotman juga menekankan perlunya Pemda Kotim agar dapat mengajukan dan menyiapkan dokumen dan surat menyurat atas lokasi yang akan dijadikan Pelabuhan perikanan dan lokasi wajib memiliki ijin sesuai dengan ketentuan. “Kami (Kantor KSOP Kelas II Sampit akan terus melayani dengan hati nurani bersama jajarannya, guna mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat,” kata Hotman.

Pada kunjungan tersebut, Capt.Indra Novel menyampaikan bahwa Instansi yang menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan. Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen Kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet.

Dalam kunjungan kerja di lapangan Kasi Lala Gusti Muchlis juga mengatakan jika Pemda Kabupaten Kotim mendorong adanya Pelabuhan Khusus Perikanan di Kabupaten Kotim, maka diharapkan Pemda Kotim agar mengajukan dan melengkapi dokumen lokasi yang akan dijadikan pelabuhan khusus perikanan di wilayah Kabupaten Kotim. Perlu diketahui, bahwa pelayanan bongkar muat nanti adalah melalui sistem Inaportnet, jika semua regulasi telah dipenuhi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotim Ahmad Sarwo Oboi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dan aturan yang disampaikan oleh Bapak Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian dengan bersinergi dan kolaborasi untuk memfasilitasi kepentingan nelayan agar memperoleh kemudahan dalam pengurusan izin berlayar dan kegiatan bongkar muat ikan untuk ke depannya.

Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Irawati sangat mengapresiasi atas kunjungan bersama ke lapangan dan kolaborasi serta langkah maju perihal tanggapan positif dari Hotman yang memberikan masukan sesuai aturan dan SOP serta bahan pertimbangan Pemda Kotim untuk menentukan Pelabuhan Khusus Perikanan untuk para nelayan di wilayah Kabupaten Kotim.

Irawati dan Nelayan berharap, dengan adanya kunjungan oleh Pemerintah Daerah, Dinas Perikanan Kotim dengan KSOP Kelas III Sampit ke lokasi, maka lokasi ini akan dapat diajukan. Jika semua telah terpenuhi dan telah memiliki ijin, maka nelayan Kotim ke depannya akan dapat merasakan pelayanan yang lebih mudah, akses pelabuhan yang lebih dekat, serta kapal akan bisa sandar di dermaga khusus Sei Ijum Raya Sampit.

Irawati menambahkan, jika Pelabuhan Khusus Perikanan telah operasi, maka akan dapat menggerakkan ekonomi kecil dan menengah di area sekitar pelabuhan dan khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Tentu dukungan Pemda Kotim dan Instansi terkait sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan kemajuan pelayanan untuk usaha perikanan di wilayah sendiri.

Wakil nelayan, Camat, Kepala Desa yang hadir di lokasi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Wakil Bupati Kotim dan Kepala KSOP Kelas III Sampit (Hotman Siagian) serta Kepala Dinas Perikanan (Ahmad Sarwo Oboi) yang telah hadir langsung di lapangan serta hal ini menjadi angin segar kepada para nelayan dan juga bagi warga sekitar dalam membuka Usaha Kecil dan Menengah di area sekitar, jika Pelabuhan sudah beroperasi.

Hotman menambahkan sebagai langkah dan tindak lanjut, maka akan diadakan rapat di minggu depan dengan Instansi terkait lainnya. Jika semua sudah rampung, maka lokasi akan diajukan oleh Pemda Kotim menjadi Pelabuhan khusus kapal ikan di wilayah Kotim sesuai dengan harapan bersama serta sesuai dengan ketentuan.

“Kunjungan kerja dan peninjauan ke lapangan dermaga Sei Ijum Raya berjalan dengan baik dan lancar atas kolaborasi dan sinergitas dalam mewujudkan pelayanan prima kepada para nelayan,” pungkas Hotman.(Red-MM).