
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat KPLP melalui Pangkalan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) Tanjung Priok kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran dengan mengerahkan Kapal Negara (KN) Patroli Alugara – P.114 untuk melaksanakan Patroli Keselamatan dan Keamanan Maritim (Patkesmar) di wilayah perairan Laut Jawa sampai dengan Semarang, Kamis, (12/6/ 2025).
Komandan KN. Alugara – P.114 Capt Eko Surya, mengatakan pihaknya melakukan penyisiran dari perairan Semarang hingga Laut Jawa. Fokus utama patroli adalah melakukan pengawasan terhadap Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), mendeteksi dan mengidentifikasi kapal – kapal yang melintas dan yang tidak mengaktifkan Ais, serta memonitor kapal yang berlabuh jangkar untuk memastikan ketertiban dan keamanan.
Pada kesempatan tersebut Tim Patroli Pangkalan KPLP memeriksa kapal tunda (TB) BINA BENUA 16 degan mengerahkan tim pemeriksa (boarding team) diturunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung. Dari hasil pemeriksaan, tim memastikan bahwa kelengkapan alat – alat keselamatan pelayaran, kondisi kamar mesin, serta perangkat navigasi TB. BINA BENUA 16 dalam kondisi baik dan laik laut.
Selain melakukan pengawasan di laut, KN. Alugara – P.114 juga aktif membangun sinergi dengan instansi maritim di darat. Pada sore harinya, setelah berlabuh di perairan Jepara, Komandan KN. Alugara – P.114 beserta jajaran perwira melaksanakan koordinasi dengan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Jepara dan Stasiun Radio Operasi Pantai (SROP) Navigasi Jepara untuk memperkuat kerja sama dan kelancaran informasi keselamatan pelayaran.
Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., mengatakan dirinya mengapresiasi kinerja seluruh awak KN. Alugara – P.114 yang melaksanakan patroli Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Maritim di wilayah laut Jawa.
“Kegiatan Patroli Keselamatan Maritim ini adalah wujud nyata kehadiran negara di laut untuk memastikan setiap kapal yang berlayar di perairan Indonesia memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Tujuan kami jelas, yaitu menekan angka kecelakaan di laut dan memastikan semua sarana bantu navigasi berfungsi dengan baik,” ujar Fourmansyah.
Formansyah menjelaskan, “Pemeriksaan seperti yang dilakukan terhadap TB. BINA BENUA 16 merupakan prosedur standar untuk memastikan kelaiklautan kapal, yang mencakup aspek vital seperti alat keselamatan, kondisi mesin, hingga perangkat navigasi, hal ini adalah bagian dari upaya preventif kami. Saya bangga dengan dedikasi Komandan KN. Alugara, P-114 Capt.Eko Surya, dan seluruh timnya yang tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga proaktif dalam berkoordinasi dengan instansi maritim lainnya di daerah. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan ekosistem maritim yang aman dan teratur sesuai dengan semboyan kita, Dharma Jala Prajatama.”
Dia menegaskan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok akan terus melaksanakan patroli secara rutin dan konsisten untuk menjamin terwujudnya keselamatan dan keamanan di wilayah perairan Indonesia.(Red-MM).