
Mimbarmaritim.com (Gunung Sitoli)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli menghadiri kegiatan Coffee Morning Forum Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka mengatasi isu strategis “Gempa Megathrust” yang di selenggarakan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Nias.
Kegiatan Coffee Morning dihadiri instansi dan stakeholder diantaranya : Komandan Pangkalan Angkatan Laut Nias, Komandan Komando Distrik Militer 0213/Nias, Kepala Polisi Resort Nias, Komandan Mako Kompi 4 Batalyon C Pelopor Nias, Kepala Airnav Gunung Sitoli, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Binaka, Kepala Badan Meteorologi Klimatology dan Geofisika, Kepala Stasiun Meteorologi Binaka, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Sitoli.
PT. Pelindo Cabang Gunung Sitoli, Kepala Cabang PT. Pertamina Gunung Sitoli, Kepala Cabang PT. Telkomsel Gunung Sitoli, Kepala PT. Mandiri Persero Cabang Gunung Sitoli, Kepala Kantor PT. Taspen Persero Cabang Kepulauan Nias, Kepala Radio Republik Indonesia Gunungsitoli, Ketua Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia, Ketua Radio Amatir Penduduk Indonesia
“Kegiatan Coffee Morning ini dilaksanakan dalam rangka membahas terkait isu strategis nasional mengenai Gempa Megathrust yang melibatkan Forum Koordinasi Lintas Sektoral,” demikian disampaikan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Gunung Sitoli Dr. Capt.Tommy Aronda, M.Si., M.Mar., melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (23/8/2024).
Capt.Tommy Aronda dalam sambutannya menyampaikan dalam kegiatan Forum Koordinasi Lintas Sektoral ini, KSOP Kelas IV Gunung Sitoli siap ikut serta untuk mengantisipasi dan mengatasi jika terjadi bencana alam Gempa Megathrust. Karena Pelabuhan siap menjadi bagian penting dalam penyaluran bantuan dan logistik jika terjadi bencana alam tersebut.
“Kantor KSOP Kelas IV Gunung Sitoli juga akan menyiapkan alternatif dermaga lain jika nantinya dermaga rusak dan tidak bisa digunakan akibat bencana alam,” ujarnya.
Capt.Tommy Aronda menambahkan diharapkan melalui kegiatan Forum Koordinasi Lintas Sektoral ini akan terciptanya kegiatan edukasi kepada seluruh masyarakat dan melaksanakan simulasi terkait tanggap bencana dari semua pihak, baik pemerintah sampai masyarakat.(Red-MM).