Direktur KPLP Jon Kenedi Tutup Acara Temu RSO Tahun 2024 di Batam

Mimbarmaritim.com (Batam)

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut, Jon Kenedi, secara resmi menutup kegiatan Temu Teknis Recognized Security Organization (RSO) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun Anggaran (TA) 2024 yang telah diselenggarakan selama 4 (empat) hari sejak Selasa, tanggal 14 Mei sampai dengan Jumat, 17 Mei 2024 bertempat di I Hotel Baloi, Batam.

Direktur KPLP, Jon Kenedi saat acara penutupan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Temu Teknis RSO merupakan salah satu sarana berdiskusi, bertukar pikiran dan sharing pengalaman terkait perkembangan implementasi ISPS Code dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang berdasarkan perkembangan perekonomian dan perdagangan di Indonesia, yang erat kaitannya dengan ancaman keamanan dan fasilitas Pelabuhan yang dimasuki kapal asing maupun kapal – kapal berbendera Indonesia yang akan berlayar ke luar negeri.

“Saat ini perkembangan terbaru yang harus menjadi perhatian bersama dalam pengamanan kapal dan juga fasilitas pelabuhan adalah penanganan cyber security,” kata Jon Kenedi.

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Jon Kenedi, melalui Temu Teknis RSO yang berlangsung kurang lebih selama 4 hari, seluruh peserta telah berdiskusi dan mendengarkan paparan dari berbagai narasumber, baik yang berasal dari kalangan eksternal, maupun internal lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Tentunya telah banyak kritik maupun masukan dari peserta yang perlu kita tindak-lanjuti bersama terkait perkembangan ancaman keamanan maritime dan berbagai regulasi pemerintah dalam menjamin keamanan kapal dan fasilitas Pelabuhan di wilayah perairan Indonesia,” ungkap Jon Kenedi.

Untuk itu, kata Jon Kenedi, diharapkan hasil dari pertemuan ini, para RSO seluruh Indonesia dapat mengembangkan langkah – langkah baru terkait mitigasi ancaman dan mengedukasi seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kapal dan juga fasilitas pelabuhan terumata terkait penanganan cyber security di khususnya wilayah perairan Indonesia.

Lebih lanjut, Jon Kenedi juga mengatakan melalui pertemuan RSO kali ini, pihaknya telah menerima laporan dari perwakilan para RSO seluruh Indonesia terkait kegiatan satu tahun terakhir dan telah berdiskusi bersama terkait teknis dan regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan ISPS Code di Indonesia.

“Semoga kegiatan Temu RSO ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pembenahan bagi semua pihak untuk mengedepankan proses implementasi ISPS Code yang berkelanjutan, sehingga terciptanya SDM yang responsive sesuai dengan slogan KPLP,” jelasnya.

Direktur KPLP, Jon Kenedi pada kesempatan itu juga berkesempatan memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) Perusuhaan RSO, yaitu PT. Yapanindo Konsultan, PT. Don & Profesional dan PT. Kerabat Arto Segoro atas peran aktifnya dalam pelaporan aktivitas Recognized Security Organization (RSO).(Red-MM)

Tinggalkan komentar