MARITIM

KSOP Kelas IV Marunda Akan Mengarah Pelayanan Sistim Aplikasi Inaportnet

KSOP Kelas IV Marunda Iwan Sumantri Saat Memberikan Buku Pelaut Perdana

Mimbar Maritim – Jakarta

Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Perhubungan Laut melalui Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Marunda, untuk meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa kepelabuhanan dan para pelaut.

KSOP Kelas IV Marunda sejak Januari 2020 sudah melakukan persiapan instalasi fasilitas pelayanan buku pelaut secara on line. Pelayanan buku pelaut ini didasari dengan pelimpahan sesuai Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Nomor : HK.103/2/19/DJPL-16 tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Kelaiklautan Kapal.

” Pelayanan buku pelaut on line ini sudah soft launching sejak tanggal 28 Pebruari 2020 dan pada hari itu juga sudah dibuka pendaftaran buku pelaut, sampai hari ini sudah ada 5 permohonon,” kata Kepala KSOP Kelas IV Marunda Iwan Sumantri kepada Mimbar Maritim diruang kerjanya, Rabu (4/3/2020).

Ruangan Foto dan Proses Buku Pelaut

Iwan Sumantri menjelaskan buku pelaut terbitnya 3 hari, dengan mekanisme mulai dari hari pertama mendaftar  atau mengisi biodata pemohon dengan sistim online, hari kedua daftar permohonan dan verifikasi persyaratannya. 
Ketika persyaratan sudah lengkap langsung foto, setelah itu keluar billing atau tagihan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Hari ketiga pemohon bayar tagihan ke bank dan konfirmasi ke simponi (sistim informasi pnbp online) melalui keuangan. Setelah dinyatakan sudah bayar, baru buku pelaut diterbitkan (cetak).

” Buku pelaut dicetak langsung di  KSOP Marunda, dengan rincian biaya yaitu untuk buku pelaut permohonan baru biaya PNBP Rp.100.000,- sedangkan perpanjangan buku pelaut biaya Rp10.000,- ” terangnya.

Iwan Sumantri juga mengungkapkan target kedepan KSOP Kelas IV Marunda terkait dengan pelayanan dengan pelayanan sistim on line. Pihaknya akan menambah fasilitas peralatan kalau peminatnya cukup banyak. 

” Sebenarnya HK.103 tersebut  sudah terbit sejak tahun 2016, namun aplikasinya baru sekarang. Kami juga dapat peralatan pada tahun 2018 sedangkan kewenangan dan persiapan baru Januari 2020,” ujarnya.

Lebih lanjut Iwan, menyampaikan KSOP Kelas IV Marunda sudah mengarah kepada persiapan instalasi jaringan layanan sistim aplikasi inaportnet dan persiapan SDM untuk operator layanan aplikasi inaportnet.

” Kita akan mengirimkan 6 orang pegawai KSOP Marunda untuk mengikuti diklat (pendidikan dan latihan) selama 4 hari di Bogor yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas Laut. Mudah – mudahan kalau tidak ada halangan, pelayanan dengan sistim aplikasi inaportnet ini rencananya Oktober 2020 sudah uji coba dan November, Desember 2020 sudah launching,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk launching sistim aplikasi inaportnet, harapan kami nanti Pak Direktur Lala  akan meresmikan sekaligus membuka. Karena kelihatan nya pelayanan ini cukup besar dan agar masyarakat bisa melihat langsung.

Sedangkan harapan kedepan kata Iwan, pihaknya ingin memastikan proses pelayanan masyarakat seperti buku pelaut itu lebih mudah, lebih murah, lebih pasti tidak mengulur waktu. Karena seluruh pelayanannya sudah diproses by sistem, kapan dia harus datang, mendaftar, foto dan semuanya pelayanan cepat by sistim.

” Saat ini, peralatan baru satu unit untuk pelayanan buku pelaut dan dapat mengkaver 10 buku pelaut per hari. Jika peminat atau pemohon banyak maka akan menimbulkan atrian, untuk itu kita akan menambah unit fasilitasnya lagi kedepan,” pungkas Iwan. (Ody-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as: