
Mimbarmaritim.com (Tanjung Uban)
Kementerian Perhuhungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut , Direktorat KPLP melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban menurunkan seluruh Kapal Negara Patroli yang dioperasikan, guna mendukung pemerintah dalam menjalankan layanan Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2024 (1445 H).
Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Sugeng Riyono. pada Rabu (27/3/2024) lalu bertempat di dermaga Pangkalan PLP Tanjung Uban. Apel Siaga Gelar Pasukan dan Pelepasan Kapal Patroli dalan rangka Pengawasan dan Pengamanan Angkutan Lebaran ( Idul Fitri ) 1445/2024, dilengkapi dengan Surat Tugas berlaku sejak tanggal 26 Maret sampai dengan 26 April 2024 mendatang.
Sugeng Riyono saat memimpin Apel Gelar Pasukan dalam sambutannya mengatakan kegiatan pengawasan dan pengamanan masa angkutan mudik Lebatan Tahun 2024, hal ini merupakan kegiatan rutin berlangsung setiap tahun. Namun demikian, Pangkalan PLP Tanjung Uban selalu melakukan berbagai penataan dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan pada setiap operasi, dengan tujuan menghasilkan kegiatan yang maksimal.

“Pangkalan PLP Tanjung Uban siap mendukung pengawasan dan pengamanan pelaksanaan angkutan mudik pada Idul Fitri tahun ini, dengan menempatkan kapal-kapal patroli pada ruas-ruas yang menjadi jalur pelayaran sibuk pada masa angkutan lebaran,” ujar Sugeng Riyono.
Dia menyebutkan untuk mendukung kegiatan pengawasan dan pengamanan Angkutan Mudik Lebaran 2024, pihak Pangkalan PLP Tanjung Uban mengoperasikan kapal patroli diantaranya KN Kalimasadha – P.155, KN Sarotama- P.122 dan KN. Rantos – P.210, KN P. 406, KN. 464, KN. 543, KN. 544, KN. 546, KN 547, RIB.
” Kapal-kapal patroli beroperasi pada posisi yang sudah di tempatkan sebelumnya, sejak masa kegiatan PAM mulai H-15 sampai H + 15. yakni tanggal 26 Maret sampai tanggal 26 April 2024,” ungkap Sugeng Riyono.
Sugeng Riyono menambahkan penempatan kapal patroli selain merujuk pada posko-posko angkutan lebaran di sejumlah pelabuhan juga, akan disesuaikan tingkat kerawanan di perairan sekitarnya yang masuk wilayah kerja pangkalan PLP Tanjung Uban.(Red-MM).