
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
PT Multi Terminal Indonesia (PT.MTI) salah satu anak perusahaan PT Subholding Pelindo Solusi Logistik (PT. SPSL) telah melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang lingkungan yaitu pembuatan kerambah apung budidaya kerang hijau di pesisir laut Kapuk Muara, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024) lalu.
Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Multi Terminal Indonesia Sucahyo melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (2/2/2024) mengatakan Program TJSL bidang lingkungan dari PT MTI ini merupakan program berkelanjutan yang di peruntukkan untuk warga Kapuk Muara Jakarta Utara. Karena masyarakat disana sebagian besar mata pencahariannya sehari-hari adalah Nelayan.
“Selain pekerjaan sebagai nelayan di pesisir laut Jakarta, masyarakat Muara Kapuk juga mengerjakan kerambah melalui budidaya kerang hijau hal ini sebenarnya bukan sebagai mata pencaharian namun sebagai alternatif jika tangkapan ikan di laut agak sulit dan berkurang hasilnya,” ucap Sucahyo.
Lebih lanjut, Sucahyo, mengungkapkan bahwa keberadaan kerang hijau juga membawa dampak positif terhadap keanekaragaman hayati karena kerang hijau merupakan substrat atau landasan keras untuk meletakkan telur berbagai biota laut. Kerang hijau dapat menjadi struktur berlindung dari berbagai jenis ikan kecil dan sumber makanan dari berbagai jenis ikan.
Dia menjelaskan pembangunan kerambah budidaya kerang hijau ini merupakan program berkelanjutan kolaborasi antara PT Multi Terminal Indonesia (PT MTI) dengan Subholding PT Pelindo Solusi Logistik dimana pertama kali dilakukan pada tahun 2020.
Sucahyo menambahkan warga Kapuk Muara tentu sangat merasakan manfaat yang nyata secara ekonomi, dari panen kerang hijau dihasilkan menjadi produk olahan yaitu kerang hijau kemasan sudah dikupas cangkang nya dan sambal kerang hijau yang dijual ke pasar tradisional.
“Menurut para ahli gizi, kerang merupakan makanan bernutrisi tinggi yakni mengandung protein asam amino dan asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung. Pelaksanaan program ini secara simbolis langsung diserahkan kepada Rumah Nelayan Indonesia,” pungkas Sucahyo.(MM-01).