Jelang Mudik Lebaran 2022, Hubla Pastikan Kesiapan dan Kelaiklautan Armada Angkutan Laut

Mimbarmaritim.com – Kupang

Menjelang Mudik Idul Fitri 1443H, Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sudah mulai melaksanakan persiapan untuk pengendalian moda transportasi laut menjelang masa Idul Fitri 1443 H Tahun 2022. Salah satunya adalah dengan menggelar uji petik atau pemeriksaan kelaiklautan kapal di salah satu Pelabuhan Pantau di Indonesia, yakni Pelabuhan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Melaksanakan Kegiatan Uji Petik Bidang Kelaiklautan Kapal dalam Rangka Pengendalian Transportasi Laut Pada Masa Idul Fitri 1443 Hijriah Tahun 2022, mulai Tanggal 20 sampai dengan 23 Maret 2022 di Kota Kupang.

Pada kesempatan kali ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, menurunkan 4 (empat) orang Tim Uji Petik yang dipimpin langsung oleh Sub Koordinator Keselamatan Kapal Barang dan Peti Kemas, Radzaman Sipayung untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang singgah di Pelabuhan Tenau -Kupang.

“Kami menurunkan Tim Pemeriksa yang terdiri dari Marine Inspector dari Kantor Pusat dan juga tim dari KSOP Kelas III Kupang,” kata Radzaman Sipayung melalui keterangan tertulisnya diterima Mimbar Maritim, hari ini Kamis (31/3/2022).

Radzaman menjelaskan tujuan dari pelaksanaan Uji Petik ini, adalah dalam rangka meningkatkan pengawasan dan menerapkan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan pemenuhan persyaratan kelaiklautan kapal dalam bentuk pemeriksaan dan pemberian sertifikasi, serta untuk menindaklanjuti hasil evaluasi terhadap laporan-laporan dari Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut yang memenuhi standar ketentuan yang berlaku sebelum diterbitkan sertifikat.

Hasil yang diharapkan dari uji petik ini kata Radzaman, yang utama tentu adalah peningkatan keselamatan pelayaran, sebagai bagian upaya dalam mencapai road map to zero accident. Terlebih lagi, sebentar lagi akan terjadi peningkatan mobilitas penumpang pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2022.

“Dengan adanya kelonggaran ketentuan perjalanan, Tahun 2022 ini diprediksi jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik kembali ke angka normal. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas kami untuk menjamin keselamatan para penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik sehingga dapat tiba dengan selamat di tempat tujuan untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” ujar Radzaman.

Selain itu, dengan melaksanakan uji petik, menurut Radzaman, pihaknya juga dapat melihat kondisi real di lapangan guna mendapatkan masukan-masukan yang berkaitan dengan kebijakan Direktur Jenderal Perhubungan Laut tentang kelaiklautan kapal.

Radzaman menyebutkan, pada kesempatan kali ini, Tim Uji Petik Ditjen Perhubungan Laut melakukan pemeriksaan terhadap 3 (tiga) unit Kapal, yakni Kapal Express Bahari 1F, Sabuk Nusantara 104, dan Sabuk Nusantara 73.

Adapun pada pemeriksaan kali ini, jelas Radzaman, Tim Uji Petik menemukan beberapa temuan minor terhadap ketiga kapal yang diperiksa.

“Beberapa temuan ini kemudian kami sampaikan kepada Nakhoda sebagai perwakilan dari pemilik kapal untuk dapat ditindaklanjuti dan diperbaiki sebelum dimulainya angkutan lebaran, tentunya dengan pengawasan dari Kantor KSOP Kelas III Kupang,” tukasnya.

Radzaman menambahkan berharap agar KSOP Kelas III Kupang dapat terus melakukan peningkatan pengawasan dalam bidang kelaiklautan kapal agar kapal senantiasa dalam kondisi prima saat berlayar, sehingga dapat mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, tertib dan lancar bagi pengguna jasa transportasi laut.(Red-MM).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s