Kantor Bea Cukai Bekasi Musnahkan Rokok Ilegal 6.654.560 Batang Dan MMEA 21.210 Ml

Mimbarmaritimcom – Bekasi 

Direktorat Jenderal  Bea dan Cukai (DJBC) Cq Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai ( KPPBC) TMP A Bekasi  dan KPPBC TMP Cikarang bersama dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi, Polri,TNI, Kejaksaan serta instansi terkait lainnya di Kota dan Kabupaten Bekasi melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penegahan selama tahun 2021 berupa rokok dan miras bertempat di Halaman KPPBC TMP A Bekasi, Jalan Sumatra Blok D-5, Kawasan industri MM2100, Cikarang, Bekasi, hari ini Rabu (17/11/2021).

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat Yusmarizal di dampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP A Bekasi Bobby Situmorang dalam keterangan persnya kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait ketentuan di bidang cukai dan wujud komitmen Bea Cukai Bekasi bersama – sama dengan Pemerintah Daerah Kota Bekasi dan Kabupaten, penegak hukum dan instansi terkait dalam menekan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) tanpa dilekati pita cukai dan dilekati pita cukai palsu ( BKC ilegal).

Yusmarizal mengatakan penegahan ini dilakukan dalam rangka menjalankan amanah Undang-undang dalam tata kelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT). Menurunnya peredaran BKC ilegal akan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari konsumsi BKC ilegal dan mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor cukai.

” Kantor Bea dan Cukai  khusus diwilayah Bekasi telah melaksanakan operasi bersama penindakan BKC ilegal menggunakan alokasi DBHCHT pada tahun 2021. Operasi ini dilakukan secara bersama-sama Bea dan Cukai dengan Pemkot Bekasi, Korem 051 Wijakarta, Polres Bekasi Kota, untuk memberantas peredaran BKC ilegal,” katanya.

Menurut dia, pihak Bea dan Cukai juga telah melakukan operasi penindakan rutin  selama tahun 2021, setelah dilakukan proses penyidikan dan penetapan sebagai barang milik negara.

Lebih lanjut, Yusmarizal menyebutkan Bea Cukai Bekasi selama tahun 2021 telah melakukan tindak pidana  di bidang cukai sebanyak  8 ( delapan) perkara diantaranya 3 (tiga) perkara telah dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi sedangkan 5 (lima)  perkara ditindaklanjuti Kejaksaan Negeri Bekasi.

” Karena pemakaian BKC ilegal tersebut berdampak negatif terhadap masyarakat, maka diusulkan untuk dilakukan pemusnahan melalui persetujuan Menteri Keuangan dan Surat Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara. Pemusnahan terhadap BKC ilegal telah mendapat putusan dari Pengadilan Negeri Bekasi Kota Nomor 854/Pid.Sus/2020/PN Bks tanggal 19 Januari 2021, Nomor 855/Pid.Sus/2020/PN Bks tanggal 19 Januari 2021, dan Nomor 338/Pid-B/2921/ PN BKS tanggal 6 Juli 2021,” pungkasnya.

Pemusnahan Bea dan Cukai terhadap BKC ilegal yang ditetapkan sebagai BMN yakni rokok ( sigaret) sebanyak 4.120.400 batang dan Minuman Mengandung Etil Alkohol ( MMEA) sebanyak 21.210 milli liter. Sedangkan mendapatkan putusan tetap dari Pengadilan Negeri Kota Bekasi BKC ilegal sebanyak 2.534.160 batang dengan total BKC ilegal 6.654.560 batang dan MMEA sebanyak 21.210 milli liter.

Pemusnahan keseluruhan barang BKC ilegal ini dilakukan dengan cara di bakar dan dituang (dipecah), kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s