IPC TPK Salurkan CSR Melalui Kegiatan Penaburan Benih Ikan Dan Penanaman Pohon Mangrove Di Pantai Timur Muara Sabak

Mimbarmaritim.com – Jambi

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cq Sub Holding PT Pelindo Petikemas melalui anak usahanya PT IPC Terminal Petikemas ( IPC TPK)  Area Jambi telah melaksanakan aksi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) diberbagai wilayah operasional perusahaan melalui program  Corporate Social Responsibity (CSR) yakni kegiatan penebaran bibit (benih) ikan di sungai Batanghari – Jambi dan penanaman 1000 pohon bakau mangrove di pesisir pantai Muara Sabak Jambi.

Kegiatan Program CSR IPC TPK, pada hari pertama telah dilakukan acara penebaran benih ikan sebanyak 20.000 ekor yakni  ikan patin dan ikan lele yang dilaksanakan di dermaga IPC TPK Talang Duku Sungai Batanghari – Jambi,  Kamis (11/11/2021).

Penebaran benih ikan ini dilakukan langsung  oleh General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia Persero Cabang Jambi Regional 2 Cheppy Ryemetaadmaja, Managar Area IPC TPK Jambi Anang Subagyono, Kabag TU KSOP Kelas III Talang Duku Sabari, DGM General Manager Pelindo Cabang Jambi Ervin dan para karyawan Pelindo Cabang Jambi serta karyawan IPC TPK Jambi.

Sedangkan hari kedua kegiatan penanaman pohon bakau mangrove di pesisir hutan bakau pantai Timur – Muara Sabak  – Kelurahan Sungai Lokan Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur – Jambi, Jumat (12/11/2021).

Manager Area IPC TPK Jambi Anang Subagyono pada kesempatan itu memberikan bibit pohon secara simbolis mangrove kepada masyarakat yang melaksanakan penanaman mangrove  pantai Timur Muara Sabak di wilayah Sungai Lokan Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

Anang Subagyono menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan nasional ekosistem lautan pada tahun 2030. Hal in juga menjadi program Manajemen IPC Terminal Petikemas/IPC TPK mendorong konservasi dan pemanfaatan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra dan maritim untuk pembangunan yang berkelanjutan. Melalui aksi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) diberbagai area kerja. 

“Dengan memelihara dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya kelautan yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pelepasan benih ikan di sungai Batanghari Jambi dan penanaman pohon mangrove di pesisir pantai Muara Sabak,”kata Anang.

Menurut dia, bahwa kegiatan pelepasan benih ikan di sungai Batanghari diharapkan dapat menjaga keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem sungai, mengurangi dampak pencemaran, mengembangkan potensi ikan air tawar, menciptakan wisata alam melalui kegiatan memancing dan meningkatkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di sekitar sungai Batanghari – Jambi.

Lebih lanjut, Anang mengungkapkan sebagai operator terminal petikemas, IPC TPK secara berkelanjutan ikut serta dalam mengelola dan melindungi ekosistem laut dan pesisir untuk menghindari dampak buruk yang signifikan, termasuk dengan memperkuat daya tahannya, dan melakukan aksi restorasi agar dapat mencapai kelautan yang sehat dan produktif.

Terkait penanaman pohon bakau mangrove,  Anang, menyebutkan hal ini merupakan salah satu target pada SDGs nomor 14 adalah mengkonservasi setidaknya 10 persen dari area pesisir laut, konsisten dengan hukum nasional dan internasional dan berdasarkan informasi ilmiah terbaik yang tersedia. 

“Karena potensi sumber daya hayati laut di wilayah pesisir dan laut di Indonesia memberikan manfaat secara optimal bagi pengembangan ekonomi dan sosial budaya masyarakat. Ekosistem pesisir dan laut menyerap karbon (hasil dari aktivitas manusia) yang ada diudara, kemudian menyimpannya dalam bentuk sedimen selama ribuan tahun,”tuturnya.

Anang menambahkan laut merupakan salah satu bagian penting dari ketahanan iklim bumi, manajemen IPC TPK untuk pertama kalinya melakukan aksi penanaman 1.000 batang pohon mangrove di Desa Cemara, Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur. Mangrove memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir melalui ekonomi biru.

Selain itu, sebut Anang bahwa pohon mangrove mempunyai beberapa keterkaitan dan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia baik fungsinya dalam penyediaan bahan pangan, papan, dan kesehatan, serta kontribusinya terhadap lingkungan. 

“Pohon bakau mangroven banyak manfaat bagi lingkungan, penanaman mangrove juga dilakukan untuk pemenuhan salah satu kriteria penilaian Green Port dari segi lingkungan. Dengan melaksanakan penanaman mangrove, IPC TPK telah melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,”pungkas Anang 

Secara simbolis mangrove ditanam di Desa Sungai Lokan. Turut hadir pada kegiatan ini Manager IPC TPK Area Jambi Anang Subagyono, Perwakilan KSOP Talang Duku Soehendra Apriyanto, Kasi Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat, Kecamatan Sadu Fahmi, S.PKP dan Musa Abidin.

Sementara, Musa Abidin salah satu warga Kelurahan Sungai Lokan di lokasi penanaman pohon bakau mangrove mengatakan kami sangat berterimakasih, atas perhatian dan bantuan dari  manajemen IPC TPK Jambi menyalurkan program CSR diwilayah Kecamatan Sadu.

Musa menyebutkan bahwa di Kecamatan Sadu Muara Sabak sudah pernah mendapat bantuan penanaman pohon bakau mangrove, masyarakat di wilayah tidak semua dilibatkan tetapi Program CSR IPC TPK  Jambi kami semua dilibatkan untuk menanam.

Diharapkan kedepan CSR IPC TPK katanya agar terus berkelanjutan dilaksanakan diwilayah Muara Sabak khusus di Kecamatan Sadu, karena  wilayah ini sangat rentan air pasang dan abrasi pantai.

“Maka dengan adanya bantuan dan perhatian IPC TPK Area Jambi berupa penanaman pohon bakau mangrove diwilayah Kec Sabu. Kamil mendoakan, insya Allah semoga Perusahaan IPC TPK semakin maju dan sukses,”pungkasnya.(MM-01

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s