KSOP Kelas I Panjang Gelar FGD Evaluasi Kinerja Operasinal TERSUS Dan TUKS

Kepala KSOP Kelas I Panjang Capt.Hendri Ginting M.M, Saat Membuka Kegiatan FGD, Lampung Kamis (21/10/2021)

Mimbarmaritim.com – Lampung

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas I Panjang menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Operasional Teminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kalangan Sendiri ( TUKS).

Kegiatan FGD tersebut dibuka langsung oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang Bandar Lampung Capt. Hendri Ginting. Dengan mengusung Tema ” Melalui FGD Kita Tingkatkan Kinerja TERSUS dan TUKS Menuju Era Industri 4.0″.Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bertempat di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Kamis (21/10/2021).

Hadir dalam kegiatan FGD ini diantaranya perwakilan dari Direktorat Kepelabuhanan, perwakilan dari Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut , perwakilan dari Kantor Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, General ManagerPT. Pelindo (Persero) Cabang Panjang Adi Sugiri, Ketua DPC INSA Panjang, Ketua APBMI Lampung, Ketua DPW ALFI/ ILFA Lampung, para pejabat struktural Kantor KSOP Kelas I Panjang, para narasumber baik yang hadir secara fisik maupun virtual, dan para Peserta FGD dari masing-masing Tersus dan TUKS di wilayah kerja Pelabuhan Panjang.

Kepala KSOP Kelas l Panjang Bandar Lampung Capt.Hendri Ginting dalama sambutannya mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia sejak tahun 2019 hingga saat ini tentunya memberi dampak yang cukup berat bagi masyarakat. Diantaranya ada beberapa issue Perekonomian dan Ketahanan Pangan di berbagai daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

“Karena Pelabuhan Panjang menjadi salah satu pintu utama jalur perekonomian di Pulau Sumatera dari sektor Pelayaran,” kata Hendri Ginting.

Untuk itu, lanjut Hendri menjelaskan Kementerian Perhubungan melalui UPT setempat KSOP Kelas I Panjang terus berusaha melakukan upaya-upaya terkait pelayanan sektor pelayaran baik dari sisi Keselamatan, Keamanan, dan tentunya tidak menyampingkan aspek perlindungan Maritim. Dalam proses mewujudkan kelancaran arus logistik nasional guna menunjang pertumbuhan perekonomian Provinsi Lampung.

“Penyelenggaraan FGD ini dengan tujuan menyamakan persepsi kita sebagai insan Maritim. Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa di sektor pelayaran, untuk mewujudkan pelayaran yang berkomitmen dengan keselamatan, keamanan dan perlindungan Maritim,” jelasnya.

Hendri Ginting mengatakan pihaknya menyelenggarakan Kegiatan Focus Group Discussion Evaluasi Kinerja Kegiatan Operasional TERSUS dan TUKS di Pelabuhan Panjang yang akan dilaksanakan selama satu hari.

Untuk itu, tambah Hendri  Ginting, melalui kegiatan FGD ini diharapkan adanya sinergi dan kerjasama yang baik dari stakeholder dan pelaku usaha kepelabuhanan di wilayah kerja pelabuhan Panjang. Dengan memberikan dukungan dan saran dalam acara yang singkat seperti ini.

”Sehingga kedepannya terus dapat meningkatkan dan memberikan pelayanan lebih baik lagi bagi masyarakat dan pengguna jasa kepelabuhanan. Masyarakat dan pengguna jasa kepelabuhanan benar-benar merasakan manfaat yang nyata dari kegiatan ini,”sebutnya.

Hendri Ginting menambahkan semoga hasil dari kegiatan ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan operasional kepelabuhanan baik bagi TERSUS maupun TUKS untuk menghadapi Era Industri 4.0. (MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s