Otoritas Pelabuhan Wujudkan Pelabuhan Tanjung Priok Menjadi Kawasan Berbasis WBK/WBBM

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen), Djoko Sasono Saat Memberikan Sambutan, Kamis (21/10/2021)

Mimbarmaritim.com – Jakarta

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok menggelar acara Forum Kehumasan ke-3 (tiga) dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, bertempat di Hotel Orhcardz Industri, Jakarta hari ini, Kamis (21/10/2021).

Acara Forum Kehumasan kali ini mengambil tema “Mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok Menjadi Kawasan Berbasis WBK / WBBM”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka menjalin komunikasi, sinergitas dan koordinasi dengan seluruh unsur Pemerintah maupun Stakeholders Pelabuhan Tanjung Priok dalam upaya mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi kawasan yang berbasis Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Acara Forum Kehumasan kali ini menghadirkan 2 (dua) Narasumber, Astri Mefayani Analisis Kebijakan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Wuryono Prakoso, Kepala Satuan Tugas Sosialisasi, Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan moderator Dra Inayatur Robbany M.Si M.MTr, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Dr.Capt.Wisnu Handoko M.Sc Saat Menyampaikan Laporan Penyelenggaraan

Peserta Forum Kehumasan kali ini terdiri dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah kerja Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Intansi Pemerintah dan Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok, yang hadir sebanyak 100 orang secara offline dan 248 orang secara online (virtual zoom).

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen), Djoko Sasono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada acara Forum Kehumasan kali ini, dan juga menyampaikan Peraturan dalam rangka peningkatan kualitas pembangunan dan pengelolaan Zona Integritas pada unit kerja, serta pelabuhan menjadi prioritas dalam melakukan pembangunan Zona Integritas.

“Kami memberikan apresiasi kepada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok atas terselenggaranya acara ini, yang tetap semangat membangun kolaborasi dan sinergi antara instansi Pemerintah dengan stakeholders dan korporasi di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok, sekaligus untuk mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi kawasan dengan zona integritas yang berbasis Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” kata Sekjen.

Sekjen menjelaskan dalam upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sebagaimana Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. 10 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah dibutuhkan peningkatan kualitas pembangunan dan pengelolaan Zona Integritas pada unit kerja. Pembangunan Zona Integritas dianggap sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas.

“Pelabuhan menjadi salah satu kawasan yang menjadi prioritas pada Instansi Pemerintah yang memiliki unit di kawasan terpadu yang ditunjuk untuk melakukan pembangunan Zona Integritas. Pembangunan Zona Integritas pada kawasan pelabuhan harus memperhatikan juga integrasi proses bisnis pelayanan antar unit kerja pada suatu Kawasan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Dr Capt Wisnu Handoko M.Sc dalam laporan penyelenggaraan acara Forum Kehumasan tersebut menyampaikan beberapa kegiatan dan program sinergi serta kolaborasi antara Instansi Pemerintah dan Stakeholder dalam mewujudkan Kawasan berbasis WBK / WBBM. Tak lupa juga apresiasi dan harapan kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Forum Kehumasan kali ini dalam mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi kawasan berbasis WBK / WBBM.

“Kami sampaikan juga, Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok sebagai leading sector telah melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Instansi Pemerintah dan Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam melaksanakan kegiatan dan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di pelabuhan dan mendukung kawasan berbasis WBK dan WBBM,”katanya.

Diantaranya lanjut Capt Wisnu menjelaskan telah melaksanakan Deklarasi komitmen bersama pembangunan zona integritas kawasan pelabuhan laut yang ditandatangani 3 Menteri, Sosialisasi kepada Instansi Pemerintah dan Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok UPT di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Priok, melakukan Deklarasi Pelabuhan Tanjung Priok Bersih atau No Pungli, mengimplementasi Integrasi ISO (Management Mutu, Manajemen Lingkungan, Manajemen K3, Manajemen Anti Suap), melakukan Inovasi Pelayanan yaitu penerapan Inaportnet dan mengintegrasikannya dengan National Logistic Ecosystem (NLE), penerapan Single Truck Indentification Data (STID), Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM), menginisiasi program pengelolaan minyak yaitu Port Waste Management (PWMS) dan Ship Waste Management (SWMS).

Lebih lanjut Capt Wisnu mengatakan pihaknya juga melakukan kegiatan dalam peningkatan SDM di Pelabuhan Tanjung Priok dengan kerjasama pelatihan Operator Limbah, Truck Safety Awarness, pelatihan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), dan kerjasama dengan sekolah pelayaran. Kami telah melakukan beberapa kegiatan CSR diantaranya kegiatan vaksinasi, program padat karya, pemberian bantuan kepada masyarakat sekitar.

“Kami telah melaksanakan program Priok Go Green kemudian Bersama Kantor Karantina Pelabuhan menyusun SOP, SLA dan tarif yang lebih transparan serta objektif berbasis No Cure No Pay pada kegiatan fumigasi dan insektisida kapal niaga,” ungkap Capt Wisnu.

Capt Wisnu menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi kepada seluruh peserta yang hadir baik secara offline maupun online dan pihak yang telah berpartisipasi sehingga acara dapat berjalan dengan lancer.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menyegarkan kembali komitmen yang kuat dari pimpinan instansi pemerintah dan seluruh jajaran birokrasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, lebih bersih, serta mampu memberikan pelayanan kepada pengguna jasa dan masyarakat yang berkualitas,”pungkasnya.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s