Instansi Pemerintah Dan Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok Deklarasi Gerakan Pelabuhan Wajib Bervaksin

Mimbarmaritim.com – Tanjung Priok

Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok adalah merupakan bukti perhatian pemerintah kepada insan transportasi, para pekerja, dan masyarakat maritim khususnya di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. 

Demikian disampaikan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Dr Capt. Wisnu Handoko M.Sc pada acara Deklarasi Gerakan Pelabuhan Tanjung Priok Bervaksin bertempat di Museum Maritim Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok, hari ini,Jumat (9/7/2021).

Turut hadir dalam acara ini Deklarasi Pelabuhan Wajib Bervaksin diantaranya Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok Andi Hartono, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II ( Persero) Arif Suhartono, Kepala Kantor Utama Bea Cukai Tanjung Priok Dwi Teguh, General Manager PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok Guna Mulyana, Kepala Cabang PT Pelni Indria Priatna, TNI, Polri, Instansi Pemerintah, Stakeholders, dan Para Ketua Asosiasi serta Pimpinan Perusahaan di lingkungan pelabuhan  Tanjung Priok melalui virtual.

Pada acara tersebut Walikota Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim S.IP MSi mencanangkan Gerakan Pelabuhan Tanjung Priok Bervaksin.

Capt Wisnu Handoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pelabuhan yang pertama dalam mencanangkan dan mewajibkan setiap insan transportasi serta para pekerja yang melakukan aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok harus sudah di vaksin. Pelaksanaan vaksinasi kali ini adalah yang ke-2 (dua) kalinya.

“Kami sangat bersyukur para insan transportasi, pekerja, dan mayarakat maritim di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok bisa mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi. Deklarasi ini menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pelabuhan pertama yang berkomitmen melaksanakan Gerakan Vaksinasi, dan mewajibkan para pekerja di pelabuhan Tanjung Priok WAJIB VAKSIN,”ujarnya.

Wisnu mengatakan pelabuhan Tanjung Priok menjadi pusat kegiatan lebih 70% logistik Indonesia yang melalui transportasi laut, menjadikannya sebagai sektor yang vital sehingga penting untuk tetap dijaga keberlangsungan operasinya dimasa pandemi.

Oleh karena itu,  lanjut Wisnu melalui Deklarasi ini seluruh entitas berkomitmen untuk menyadari sepenuhnya bahwa Pelabuhan Tanjung Priok merupakan sektor kritikal dibidang transportasi dan logistik. Sehingga diperlukan partisipasi aktif dan mensukseskan Program Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Ia menyebutkan agar tetap memastikan semua pegawai di lingkungan instansi atau perusahaan telah divaksin dan melakukan sosialisasi himbauan kepada pengguna jasa untuk bervaksin. Mendukung bahwa setiap orang yang memasuki wilayah kerja pelabuhan Tanjung Priok harus sudah bervaksin, serta membantu memfasilitasi orang untuk mendapatkan akses vaksinasi.

Wisnu menjelaskan kegiatan vaksinasi tersebut merupakan ke-2 (dua) kalinya yang dilaksanakan di pelabuhan Tanjung Priok, dimulai dari tanggal 7  Juli sampai dengan 14 Juli 2021. Kegiatan vaksinasi pertama dilaksanakan pada tanggal 10 Juni sampai dengan 24 Juni 2021,  jumlah peserta vaksin sebanyak 8509 orang. Kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan setiap harinya, dimulai pada pukul 08.00 pagi sampai 15.00 sore. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan massa diwaktu atau jam tertentu.

“Pentingnya dan tujuan dilaksanakannya vaksinasi di pelabuhan adalah dalam rangka mendukung kegiatan pelayanan kepelabuhanan dan transportasi laut baik logistik maupun penumpang. Untuk memberikan perlindungan dari risiko penyebaran Covid-19,”katanya.

Lebih lanjut, Wisnu mengungkapkan vaksinasi ini penting dilakukan agar kepercayaan diri para pelayan publik transportasi semakin meningkat dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga kegiatan pelayanan transportasi baik penumpang maupun logistik tetap dapat berjalan dengan baik dan para insan transportasi bisa bertahan dari pandemi ini. 

“Karena para pelaku transportasi khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok memiliki interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi dengan masyarakat, sehingga kita berikan prioritas,” ujarnya.

Wisnu menambahkan tujuan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 adalah untuk membentuk kekebalan imun diri dan kelompok, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan, kemudian untuk menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial maupun ekonomi akibat Covid-19. Hal ini merupakan langkah Pemerintah yang terus berupaya mencegah dan menanggulangi serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi kepada para pihak-pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan vaksinasi ini, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik instansi pemerintah maupun stakeholders yang telah berpartisipasi dalam acara vaksinasi ini,”pungkas Wisnu.(Red-MM).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s