PELABUHAN

KSU Tanjung Priok Bersama Stakeholder Melakukan Penandatanganan Pakta Integritas Untuk Meraih Predikat WBK 2021

Mimbar maritim.com – Tanjung Priok

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok, bertempat di halaman Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (17/2/2021). Telah dilaksanakan kegiatan dalam rangka memberikan semangat dan optimis kepada seluruh pegawai KSU Tanjung Priok, melalui komitmen bersama dalam membangun zona integritas dengan harapan agar dapat meraih predikat WBK tahun 2021.

Sesuai dengan Pasal 1 angka 1 Permen PANRB 49/2011, Pakta Integritas merupakan dokumen yang berisi pernyataan atau janji kepada kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan. Untuk tidak melakukan korupsi dan nepotisme.

Acara ini dirangkai dengan beberapa sesi diantaranya pemberian penghargaan kepada pegawai, penandatanganan pakta integritas (PI), perjanjian kinerja dan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) Tahun 2021. Disaksikan dan diawasi langsung oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan RI Hary Kris, Kepala Biro kepegawaian Kementerian Perhubungan diwakili Rospita serta para undangan dari stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Dr.Capt Wisnu Handoko M.Si dalam laporannya menyampaikan tujuan dan target dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah ingin memantapkan kembali bahwa Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Pelabuhan Tanjung Priok sebagai garda terdepan yang dimiliki Kementerian Perhubungan dapat melaksanakan pengawasan regulasi terkait dengan keselamatan pelayaran, keamanan, perlindungan lingkungan yang dilaksanakan dengan baik oleh KSU Tanjung Priok.

Menurut dia, atas dasar itu KSU Tanjung Priok menggagas satu acara, dimana sebetulnya acara tersebut biasa dilaksanakan, namun pada masa pamdemi menjadi jarang dilaksanakan karena KSU Tanjung Priok membatasi untuk berkumpul dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Capt Wisnu Handoko menjelaskan dalam kegiatan tersebut ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu pertama penandatanganan kinerja atau penetapan kinerja sesuai dengan Peraturan Presiden RI No.29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Instansi Perintah. Karena wilayah kerja KSU Tanjung Priok cukup luas dimana wilayah lautnya hampir 424 hektar, sisi darat kurang lebih 630 hektar terdiri dari kurang lebih dari 23 teminal baik terminal umum maupun terminal khusus.

Sementara personil dan kekuatan dari KSU Tanjung Priok kurang lebih dari 306 orang personil terdiri dari ASN maupun pegawai honorer. Dimana dalam melaksanakan tiga fungsi Bidang ditambah satu Bagian yakniBidang Sertifikasi dan Status Hukum Kapal ( SSHK) karena bidang ini bertanggung jawab untuk mensertifikasi seluruh kapal yang didaftarkan atau port registrasi seluruh kapal – kapal yang ada di Tanjung Priok.

Ia menyebutkan tahun 2020 sebelum masa pamdemi jika dihitung untuk Tanjung Priok ship call nya mencapai kurang lebih 12.000 ship call, kemungkinan sekitar 10 sampai 20 persen terregistrasi untuk kapal nasional adalah di pelabuhan Tanjung Priok. Karena Kesyahbandaran Tanjung Priok salah satu Kantor Syahbandar tertua di Indonesia dari seluruh Kantor Syabandar Utama yaitu Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar dan Belawan.

“Tentunya sebagai Kantor Syahbandar tertua, kita harus memantapkan diri menjadi suatu model yang baik bagi Kantor Syahbandar lainya. Karena segala sesuatu tolak ukurnya dilihat etalese yang disampaikan Bapak Dirjen Hubla adalah etalase Tanjung Priok. Jadi bukan sesuatu yang perlebihan jika hari ini KSU Tanjung Priok menggalang suatu bentuk kegiatan untuk memberikan motivasi bagi para pegawai KSU Tanjung Priok yang bekerja di tengah tuntutan pelayanan publik menuntut integritas, transfaransi yang menggunakan teknologi informasi teknologi digitalisasi. Yang makin lama akan mengurangi intensitas bertatap muka dengan para pelanggan,”paparnya. 

Lebih lanjut, Capt Wisnu mengatakan semuanya sudah dapat dilakukan dengan mendaftarkan menggunakan online melihat status kapan diselesaikan dokumen secara online. Beberapa sertifikat sebenarnya sudah online dan SPB juga sudah dapat di lihat secara online. KSU Tanjung Priok belum lama ini telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), dimana sebelumnya 12 sampai 16 sertifikat yang harus ditunjukkan di KSU Tanjung Priok. Namum telah dikurangi menjadi 3 – 4 sertifikat saja yang harus ditunjukkan kepada Syahbandar. 

“Kalau memungkinkan KSU Tanjung Priok akan meniru seperti pelayanan yang ada di Singapura dan pelabuhan besar lain yang tidak ada satu sertifikat pun harus ditunjukkan cukup diregister dan didaftarkan seterusnya dapat di cek melalui online, diharapkan KSU Tanjung Priok akan mengarah kesana secara bertahap,”ungkapnya.

Kemudian pada tahap kedua, katanya KSU Tanjung Priok melakukan pakta integritas dimana KSU Tanjung Priok sudah dua kali mengajukan zone integritas WBK. Namun belum dapat tercapai untuk itu di depan para pelanggan, KSU Tanjung Priok ingin memantapkan dan menyakinkan kembali bahwa Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok bisa mendapatkan predikat zona integritas WBK. 

“Hal ini, menjadi tugas bersama kalau kita cinta dengan Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok ini. Maka segala sesuatu yang di indikasikan adanya pelanggaran, KKN hal ini bisa langsung di laporkan baik secara online menggunakan hot line maupun langsung melaporkan Kepala Kantor Syahbandar Tanjung Priok sebagai pimpinan instansi ini,”tegasnya.

Dia menambahkan pada hari ini, mulai dari Kepala Kantor Syahbandar Utama dan pejabat struktural dari eselon 3 dan eselon 4 serta petugas marine inspector radio, pengawas kapal asing atau Port State Control Officer (PSCO) kemudian pengelola anggaran (pejabat pembuat komitmen/PPK), bendahara pengeluaran, bendara penerimaan  dan bendahara material seluruhnya hadir untuk menandatangani bersama pakta integritas tersebut.

Hal ini, menjadi salah satu bagian wujud komitmen KSU Tanjung Priok dan telah  disiapkan suatu board ada Bender bertuliskan komitmen bersama Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok tahun 2021. Untuk mewujudkan wilayah WBK dan diharapkan para undangan, pelanggan dan mitra bersama – sama untuk menandatangani dengan para jajaran KSU Tanjung Priok.

Capt Wisnu juga menjelaskan pada kesempatan ini, KSU Tanjung Priok juga memberikan reward kepada pegawai yang merupakan kebiasaan dilakukan setiap bulan mulai dari akhir tahun 2020. Dengan menganugerahkan Employment Of The Month artinya setiap bulan KSU Tanjung Priok menetapkan pegawai yang dinyatakan kinerja pegawai di nilai  bagus. Dengan penilaian yaitu kehadiran (absensi), kehadiran saat apel, mengikuti olahraga (lomba), penyelesaian pekerjaan atau penugasan yang sifatnya khusus dan poling.

Karena KSU Tanjung Priok adalah tempat orang mengadukan dan melaporkan kalau terjadi kegiatan – kegiatan yang sifat emergency. ” Belum lama ini KSU Tanjung Priok bergabung dengan Tim SAR dengan yang lain saat melakukan pertolongan saat musibah Sriwijaya Air dan juga saat kejadian petugas moring darat jatuh ke laut mulai dari pengambilan jenazah biasanya yang pertama adalah melibatkan petugas Syahbandar Utama Tanjung Priok,” bebernya.

Hal ini, kata Capt Wisnu menunjukkan bahwa pelayanan KSU Tanjung Priok standby 24 jam dan para pegawai petugas Syahbandar Utama Tanjung Priok selalu hadir ketika terjadi permasalahan yang di alami oleh para pelaku usaha, contohnya baru – baru ini ada berapa tongkang dan kapal ralat. KSU Tanjung Priok langsung memberikan respon dan melakukan koordinasi untuk memberikan pertolongan salvage. Karena pelayanan Syahbandar tidak selalu dalam bentuk kegiatan administrasi.

” Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok menyampaikan terimakasih kepada seluruh para undangan dan stakeholder, mari kita bersama – sama untuk membangun dan saling mengingatkan agar pelabuhan Tanjung Priok lebih kondusif. Mudah – mudahan tahun 2021 Pelabuhan Tanjung Priok menjadi Green Port kerjasama dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.  Hal ini bukan tugas yang mudah untuk membangun budaya (culture) yang baru. Namun kita harus yakin, kerjasama dengan para pelanggan, mitra dan stakeholder pasti dapat dilaksanakan semua tugas tersebut dengan baik,”pungkas Capt Wisnu Handoko.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan Hary Kris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko dan jajarannya, pengguna jasa dan stakeholder Tanjung Priok, atas pelaksanaan penandatanganan pakta integritas dengan harapan dapat meraih predikat zona WBK tahun 2021.

Hary mengatakan dirinya menggaris bawahi bahwa KSU Tanjung Priok dengan membawahi  pelabuhan Tanjung Priok sebagai etalasi nasional bahkan dunia, karena di Tanjung Priok ada pelabuhan nasional dan internasional sebagai pintu gerbang perekonomian Indonesia.

Dia juga mengapresiasi KSU Tanjung Priok secara internal ada hal sangat menggembirakan karena didalam nya ada nuansa antara bapak, anak dan sahabat. Hal ini, lebih kepada culture yang patut untuk  dipertahankan dan diteruskan. 

“Lalu yang tidak kala penting begini, memang nantinya ada nuansa – nuansa yang tentunya memberikan semacam sikologis dari dua sisi. Dimana sisi lain ada hal yang sangat luar biasa transparan, bermartabat lalu juga  menghilangkan nuansa-nuansa yang anomali. Karena dimanapun yang namanya uang, itu menyenangkan tetapi amat sangat tidak menyenangkan apabila kita seperti orang terbeli,” tuturnya.

Menurut dia, dengan penandatanganan pakta integritas ini, maka seluruh pelanggan atau mitra dan stakeholder KSU Tanjung Priok akan merasa terbantu, nyaman, terlayani dan bermartabat itulah intinya.

Ia mencontohkan seorang pengguna jasa datang ke dalam sebuah kantor instansi pemerintah maupun swasta, jika disana ada nuansa transaksional. Dikantor tersebut saat melakukan pelayanan terhadap pelanggan perlakukan dengan dengan sikap tidak bagus atau bahasa ekstrimnya menginjak kaki orang,  pasti yang di injak kakinya mungkin saja akan bisa memberi sesuatu karena sangat membutuhkan pelayanan. Namun apa yang terjadi didalam hati yang di injak tersebut, pasti ada rasa kecewa, tidak puas, marah dan bahkan mempermalukan secara rasa.

” Karena kita sebagai ASN atau pelayan publik yang diberi amanat oleh negara malah melakukan alasan dengan mempersulit mitra atau pelanggan. Hal seperti ini, kita harus camkan bahwa ternyata dibalik sifat yang anomali ada orang yang terlukai,”kata Hary.

Ia menegaskan saat penandatanganan pakta integritas ini harus melaksanakan transparan, bersih dan sangat government. Kemudian juga ada nuansa harga diri yang meningkat terhadap pimpinan maka para pelanggan merasa senang, terlayani. Maka pada konteks sebagai pimpinan atau pengguna jasa siapapun nanti akan ada nuansa menyayangi tapi tidak terlihat. 

Semuanya akan menjadi terbangun mulai kapan….?  dan hari ini pak Wisnu selaku pimpinan KSU Pelabuhan Tanjung Priok. “Saya berharap kepada 306 orang ASN Perhubungan di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, untuk bisa melayani secara keseluruhan. Para pengguna jasa dan pelanggan kita harus muliakan dan jangan terlukai hatinya, terinjak, dan jangan selalu menggunakan power dalam melaksanakan pelayanan,” tegasnya.

Dengan penandatanganan pakta integritas ini, bahwa para pejabat dijajaran KSU Tanjung Priok akan mempertaruhkan legasy (warisan) mulai hari ini. Karena setiap tahun para pegawai KSU Tanjung Priok akan melihat hasil pakta integritas pada Desember tahun ini (2021) dengan mempertaruhkan harga diri dan wibawanya dimana para ASN telah diwakilkan negara sebagai pelayan masyarakat. 

Mengakhiri sambutannya, Hary menekankan jika para pengguna jasa, pelanggan dan stakeholder ada yang terlukai dalam pelayanan di KSU Tanjung Priok. “Tolong segera dilaporkan kepada Kepala Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok dan ke Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan RI Lantai.6 pintu selalu terbuka,” punkas Hary.

Pelaksanaan penandatanganan Pakta Integritas Zona WBK 2021di Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok ini dengan mematuhi dan menerapkan aturan protokol kesehatan, dihadiri para tamu undangan diantaranya Ketua Umum ISAA Juswandi Kristianto, Ketua DPD ALFI DKI Jakarta Adil Karim, Ketua DPC INSA Jaya Capt Ali Mudin, GM IPC Cabang Tanjung Priok diwakili Asisten DGM Pelayanan Kapal Cabang Tanjung Priok Capt.Didik Sutrisno, Manager Armada Kantor Pelni Cabang Tanjung Priok S.Simbolon, Pelayaran SPIL Markus Marsidi dan stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok. (MM-Ody

Kategori:PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s