MARITIM

OP Tanjung Priok Launching Sistem Monitoring Dalam Pengawasan Kegiatan Bongkar Muat

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Dr. Capt Mugen S Sartoto M.Sc Saat Sambutan

Mimbar Maritim – Jakarta

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, beserta Instansi Pemerintah dan seluruh stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok menyelenggarakan Launching Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bertempat di Museum Maritim Pelabuhan Tanjung Priok – Jakarta Utara, hari Jumat (11/12/2020).

Hal ini sebagai bentuk penata kelolaan manajemen pelabuhan yang handal serta dalam rangka menumbuhkembangkan perekonomian melalui sektor perhubungan laut, diperlukan adanya koordinasi yang baik dari seluruh stakeholder.

Acara Launching Sistem Monitoring TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan R .Agus H. Purnomo dan diikuti secara virtual atau daring melalui zoom meeting.

Dirjen Agus dalam sambutannya menyampaikan bahwa tingkat produktivitas bongkar muat di Pelabuhan erat hubungannya dengan kemampuan sumber daya manusia yang melaksanakan kegiatan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Operasional pelabuhan perlu adanya pengawasan dalam kegiatan bongkar muat dipelabuhan kuhususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Pasal 32 dan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2014 pasal 3 : Pelaksanaan Kegiatan Bongkar Muat dilaksanakan dengan menggunakan peralatan bongkar muat oleh tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan yang memiliki kompetensi yang ditunjukkan dengan bukti sertifikat,” ujar Dirjen Hubla.

Dirjen Agus menjelaskan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan nasional terbesar yang melayani bongkar muat barang, baik domestik maupun internasional. Untuk menunjang produktivitas tersebut diperlukan pengawasan kegiatan yang dilakukan oleh tenaga kerja bongkar muat tersebut. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi produktivitas itu sendiri seperti sering terjadinya ketidaksesuaian antara data jumlah penggunaan TKBM secara administrasi dengan realisasi di lapangan serta tidak tersedianya data mengenai TKBM yang sedang bekerja.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Capt Dr. Mugen S Sartoto MSc menjelaskan kegiatan pengawasan bongkar muat di pelabuhan menjadi tanggung jawab Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok. Ka Op juga menjelaskan tentang tujuan launching sistem monitoring TKBM ini.

“Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok sebagai Penyelenggara Pelabuhan memiliki fungsi dan tanggung jawab dalam pengawasan Kegiatan Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok, sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku”, ujar Capt Mugen.

“Adapun Sistem Monitoring TKBM tersebut bertujuan untuk melakukan pengawasan kegiatan tenaga kerja bongkar muat yang bekerja di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dengan memanfaatkan teknologi informasi, memuat database TKBM yang tersentralisasi sehingga mampu memonitor keluar masuk TKBM ke lini 1, dan juga memudahkan pengguna jasa dalam hal ini Perusahaan Bongkar Muat untuk mengunakan TKBM. Manfaat dengan adanya Sistem Monitoring TKBM ini mampu meningkatkan kelancaran arus barang, meningkatkan keamanan dalam pelaksanaan kegiatan bongkar muat, meningkatkan performansi validasi tenaga kerja, serta sebagai media pembayaran yang valid terhadap kegiatan yang dilakukan oleh TKBM,”terang Capt.Mugen.

Capt.Mugen menambahkan Launching sistem ini sebagai bukti komitmen bersama Instansi Pemerintah untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan penyelengaraan dan pelayanan Pemerintah yang baik, dengan prinsip good governance bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

” Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah bersinergi dalam kegiatan launching sistem monitoring ini,” pungkas Capt Mugen.

Hadir dalam acara Sistem Monitoring TKBM Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok diantaranya Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Dr.Capt Wisnu Handoko Msc, Ketua DPW APBMI Juswandi Kristianto, Ketua DPC INSA Jaya Capt.Alimudin, General Manager IPC Cabang Tanjung Priok Guna Mulyana, Pjs Ketua Koperasi TKBM Tanjung Priok Diding dan jajaran pejabat instansi terkait pelabuhan Tanjung Priok.(Ody-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s