COAST GUARD

Tim Uji Petik Ditjen Hubla, Periksa Kapal Penumpang Di Pelabuhan Benoa Bali

Mimbar Maritim – Benoa Bali

Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan terus memastikan pemenuhan standar kelaiklautan kapal menjelang perayaan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 di seluruh perairan Indonesia. Dengan melaksanakan uji petik (ramp check) kelaiklautan kapal.

Setelah uji petik dilakukan di wilayah Indonesia bagian Timur beberapa waktu lalu, pada tanggal 3 sampai 5 desember 2020 Tim Uji Petik Kantor Pusat melakukan pemeriksaan kapal penumpang di pelabuhan Benoa Bali.

Hal ini, dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt.Hermanta .S.H. M.M nomor KP.92/PK/DK, tanggal 19 november 2020 tentang Pembentukan tim pelaķsana kegiatan pemeriksaan kelaiklautan kapal Dalam rangka angkutan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 melalui Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Tim Uji Petik Kantor Pusat yang dipimpin Kepala Seksi Pengawakan Kapal dan Standarisasi Sertifikat Pelaut Tingkat Operasional Indang Noerkajati dan Marine Inspector Akmad Yani Ridzani, Febriyanti, Penilik Nautis Teknis & Radio Kapal Beny J Molta, Surveyor Rancang Bangun kapal Rachmat A Nirang, dan kepala Seksi SHSK KSOP Kela II Benoa Heri Eko A Winarno S.SiT S.H., M.M., Mar.E beserta Tim Marine Inspector, melaksanakan pemeriksaan terhadap 3 (tiga) kapal penumpang di Pelabuhan Benoa – Bali.

Dalam pelaksanaan uji petik kapal Pelni KM.Tilong Kabila tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa Agustinus Maun S.T., M.T, Direktur Utama PT. Pelni Insan Purwarisya L. Tobing dan Kepala Cabang PT. Pelni Benoa Purwadi.

Tim uji petik tersebut melakukan uji petik dan pemeriksaan kapal terhadap 3 (tiga) kapal penumpang yakni kapal penumpang KM. Tilong Kabila yang dioperasikan oleh PT. PELNI dan 2 (dua) kapal penumpang fastboat milik swasta yaitu KM. Grand Tanis Lembongan Express dan KM. Kebo Iwa Express yang melayani penyeberangan Sanur – Nusapenida dan Sanur – Nusa Lembongan.

Kepala Seksi Pengawakan Kapal dan Standarisasi Sertifikat Pelaut Tingkat Operasional Indang Noerkajati menjelaskan pemeriksaan KM.Tilong Kabila selain dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen kapal dan sertifikat, alat keselamatan, dilakukan juga menguji pintu kedap air (testing watertight door), ayunan sekoci keluar (lifeboat swing out), mesin sekoci (lifeboat engine), alarm darurat (emergency alarm), radio di anjungan perangkat kemudi darurat (include emergency steering gear), pengujian arus alarm (testing ows alarm), generator darurat termasuk pompa pengujian alat pemadam kebakaran ditepi laut (emergency generator include testing fire pump on nozzle seaside), alat kemudi darurat (emergency steering gear with bridg) anjungan (by call).

Lebih lanjut Indang mengatakan pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap 2 (dua) kapal penumpang fastboat yaitu KM. Grand Tanis Lembongan Express dan KM. Kebo Iwa Express, yaitu pemeriksaan terhadap dokumen dan sertifikat kapal, alat keselamatan termasuk cek engine.

“Sebagai informasi saat pengecekan Kapal, pihak KSOP Kelas II Benoa juga menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam waktu dekat, akan membangun dermaga di Sanur untuk akses penumpang naik ke atas kapal dengan nyaman, lancar dan selamat,” ujar Kepala Seksi Pengawakan Kapal dan Standarisiasi Sertifikat Pelaut Tingkat Operasional, Indang selaku Ketua Tim Uji Petik di Pelabuhan Benoa Bali.

Menurut Indang, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan, Tim Uji Petik berkesimpulan bahwa secara umum kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Benoa Bali. Dalam keadaan baik dan laik laut serta siap untuk melayani angkutan laut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Pelabuhan Benoa Bali.

“Tim Uji Petik hanya menemukan beberapa kekurangan minor pada kapal Pelni KM. Tilong Kabila dan kedua kapal yang diperiksa tersebut,” sebut Indang.

Indang menambahkan terhadap beberapa temuan minor Tim Uji Petik memberikan catatan rekomendasi, untuk segera dilengkapi dan diperbaiki. Sehingga pada saat melayani angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 para penumpang dan kapal merasa aman dan nyaman, lancar, selamat serta tidak ada mengalami kendala dalam pelayaran (zero accident)

Sementara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa Agustinus Maun S.T., M.T. menyatakan pelaksanaan uji petik kapal penumpang di Benoa merupakan tindak lanjut dari Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK.211/5/16/DJPL/2020 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang.

Dalam rangka angkutan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, Dirjen Perhubungan Laut melalui instruksinya memerintahkan agar semua kapal penumpang yang akan digunakan untuk melayani angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 harus dilakukan uji petik atau kelaiklautan kapal mulai tanggal 16 November 2020 sampai dengan 14 Desember 2020.

“Sebenarnya kegiatan uji petik atau pemeriksaan kelaiklautan kapal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan,”katanya. (Ody-01).

Kategori:COAST GUARD, MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s