COAST GUARD

Kantor KSOP Kelas IV Marunda Lakukan Pembahasan Sistem Inaportnet Dengan BUP Marunda

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan Kelas IV Marunda Capt. Isa Amsyari

Mimbar Maritim – Jakarta
Kantor Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan Kelas IV Marunda, usai melaksanakan pisah sambut dari pejabat lama Iwan Sumantri kepada pejabat baru Capt. Isa Amsyari di Marunda pada Jumat (4/12/2020).

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan Kelas IV Marunda Capt. Isa Amsyari mengawali pekerjaannya setelah melaksanakan pisah sambut. KSOP Marunda melakukan pembahasan penerapan pelayanan sistem Inapornet dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Marunda, yakni PT Kawasan Citra Nusantara (KCN), Marunda Center Terminal (MCT) dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) sebagai supporting operasional Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan Marunda.

Cap. Isa Amsyari pada kesempatan itu saat berbincang – bincang dengan Mimbar Maritim diruang kerjanya mengatakan bahwa menyikapi arahan dari Bapak Dirjen Perhubungan Laut pada saat acara serah terima jabatan, agar segera bekerja dan melakukan pelayanan yang terbaik pada stakeholder serta melancarkan arus barang, lalu lintas kapal yang utamanya adalah penerapan pelayanan sistem Inapornet. 

Capt. Isa menyatakan sebagaimana telah dimulai go live Inapornet ada tanggal 30 Nopember 2020 di Lombok, sejak hari itu harus berjalan dan adanya pakta integritas agar Inaportnet itu berjalan. Dalam sambutan Bapak Dirjen Perhubungan Laut saat go live itu, harus dipahami bahwa Inapornet dapat memudahkan, melancarkan sistem bongkar muat barang dan keluar masuknya kapal di pelabuhan.

“Kebetulan di pelabuhan Marunda ada dua BUP yaitu Kawasan Citra Nusantara (KCN), Marunda Terminal Center (MCT) karena sistem baru ada beberapa hambatan,”ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan adanya sistem Inapornet ini, tidak boleh terhambat apapun itu alasannya. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan pendampingan sesuai dengan surat edaran dari Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, bahwa dalam dua Minggu ini setelah Inapornet go live harus dilakukan pendampingan terhadap pengguna jasa.

Maka hari ini, kata Capt. Isa setelah dirinya melakukan pisah sambut di Kantor KSOP Marunda Kelas IV, dan saat ini juga segera dilaksanakan sosialisasi dan pembahasan penerapan pelayanan sistem Inapornet pada hari ini hari keempat masih ada mengalami beberapa kendala. 

“Namun bagi saya masalah kendala tidak ada yang gak bisa diselesaikan, asal kita mau datang dan komitmen. Untuk mencari apa sebenarnya kendalanya dan apa masalah sehingga dapat diselesaikan,”ujarnya.

Menurut dia, yang sulit itu bagi dirinya adalah mencari akar permasalahan nya, namun ketika sudah ditemukan tentu solusinya sangat mudah. Sementara yang repot kalau tidak bisa menemukan akar permasalahannya. 

Lebih lanjut, Capt. Isa mengatakan setelah ditemukan permasalahannya maka KSOP Kelas IV Marunda menghadirkan PT KBS sebagai perusahaan pemanduan dan penundaan serta dua BUP Marunda, terminal umum Alfa dengan staf KSOP Marunda bagian Lala ( Lalu Lintas dan Angkutan Laut) dan juga konsultan pembuat Inapornet melakukan pembahasan. Guna dapat menemukan masalah apa yang harus ditempuh agar pelayanan sistem Inapornet berjalan lancar dibawah kontrol KSOP Marunda.

“Kami tidak mau pihak – pihak lain yang bukan kewenangannya menjalankan salah satu menu yang ada di sistem Inapornet, supaya terus berjalan lancar,”tegasnya.

Salah satu contoh kata Capt Isa bahwa PT KBS fungsinya adalah hanya bertugas untuk melakukan pemanduan dan penundaan kapal, ternyata KBS juga memegang menu windows ( jendela BUP ) atau terminal operator (Jetty operator) mereka tidak mengetahui oleh sebab itu KSOP Marunda akan tarik. 

“KSOP Marunda hanya memberikan pendampingan kepada BUP Marunda selama periode ini kurang lebih selama dua minggu. Bagi kami tidak ada yang gak bisa tetap harus jalan. Selama dalam proses tersebut pelayanan tetap lancar 24/7 (24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu),”jelasnya.

Dia menuturkan setelah selesai pembahasan sistem Inapornet. Kantor KSOP Marunda juga menerima Tersus (Terminal Khusus) PLTGU Muara Tawar – Taruma Jaya. Dimana awalnya Tersus ini dibawah kendali Pelabuhan Patimban dengan adanya Peraturan Menteri No.76 yang baru Tahun 2018 tentang perubahan PM No.36 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kelola kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

Saat ini, kata Capt. Isa KSOP Kelas IV Marunda memiliki wilayah kerja hingga Taruma Negara Bekasi karena posisi PLTGU Muara Tawar masuk diwilayah itu. Hal ini, tentu akan berimbas kepada PNBP terkait dari sewa perairan pada negara melalui Kementerian Perhubungan. Pihak Tersus ini melakukan perpanjangan kontrak.

Capt. Isa menambahkan dengan penerapan sistem Inapornet ini, diharapkan kedepan dalam jangka pendek KSOP Kelas IV Marunda akan memudahkan dan terdatanya secara akurat semua stakeholder baik dari PBM (Perusahaan Bongkar Muat), Perusahaan Pelayaran, Keagenan masuk dalam sistem Inapornet. Memudahkan pelayanan terhadap stakeholder untuk keluar masuk kapal dan juga bongkar muat barang atau turun naik penumpang. 

“Selanjutnya harapan saya adalah lebih banyak lagi kapal yang masuk sehingga okuvasi dari pada Jetty di pelabuhan Marunda dapat maksimal. Sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi yang meningkat,”pungkas Capt. Isa. (Ody-01).

Kategori:COAST GUARD, MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s