MARITIM

KSOP Kelas III Sunda Kelapa Hadir Acara Penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Sistim Inaportnet Tahun 2020

Mimbar Maritim – Jakarta

Bertempat di Ruang Mataram, Gedung Karya lantai 1 Kementerian Perhubungan Jakarta, Rabu (18/11/2020). Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa Capt. Roni Fahmi menghadiri acara Penandatanganan Pakta Integritas sebagai komitmen bersama dalam penerapan Inaportnet.

Acara Penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Inaportnet 20 Pelabuhan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Ir.R.Agus.H.Purnomo.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa Capt. Roni Fahmi kepada Mimbar Maritim hari ini Rabu (18/11/2020) mengatakan untuk saat ini sangat diperlukan sebuah komitmen bersama dengan menunjukkan itikad baik. Untuk bertanggung jawab dan menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka dilakukanlah penandatanganan Pakta Integritas.

Capt. Roni Fahmi menjelaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Inaportnet ini merupakan langkah kongkrit dan keseriusan Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa. Untuk memastikan kesanggupan pegawai Kantor KSOP Sunda Kelapa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta peran dan wewenangnya sesuai dengan peraturan peraturan perundang – undangan.

Selain itu, kata Capt Roni Fahmi penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Inaportnet ini juga merupakan wujud penyelenggaraan Pemerintah yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab dalam rangka menciptakan Pemerintahan yang baik. 

Ia menambahkan penandatanganan Pakta Integritas ini dilaksanakan oleh 20 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut termasuk salah satunya adalah KSOP Kelas III Sunda Kelapa dan 23 Badan Usaha Pengelola Pelabuhan yang disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bapak Ir. R. Agus H. Purnomo.

“Sistim inaportnet ini sangat bagus untuk membantu dan mempermudah pelayanan dari sistim manual (tatap muka) langsung menjadi berbasis aplikasi. Sehingga proses verifikasi permohonan dan persetujuan tidak dilakukan secara berjenjang lagi dan hemat waktu serta efisien,” tutup Capt.Roni Fahmi.(Ody-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN, REGULASI

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s