COAST GUARD

Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Belawan Kerjasama Politeknik Sumbar Melaksanakan DPM Di Kawasan Danau Toba

Kawasan Danau Toba – Sumatera Utara

Mimbar Maritim –  Medan
Dalam rangka meningkatkan kompetensi masyarakat yang bekerja di bidang pelayaran khususnya di sekitar Kawasan Danau Toba dan untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia kelas dunia.

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Lau melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Belawan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, mengadakan Diklat  Pemberdayaan Masyarakat (DPM). Diikuti calon peserta yang mendaftar sebanyak 106 orang dari masyarakat sekitar wilayah Danau Toba yakni : Dari daerah Sipinggan, Simanindo, Tobasa, Toba, Dairi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Indonesia Aluminium (Inalum).

Panitia DPM  melakukan proses seleksi dengan menggunakan kelengkapan administrasi berdasarkan rangking dan sesuai dengan kuota peserta diklat. Setelah diseleksi,  panitia dapat menetapkan sebanyak 60 orang peserta, sebelum mengikuti pendidikan para peserta diwajibkan melakukan tes buta warna dan Rapid Test Covid -19 sesuai protokol kesehatan.

Pendidikan dan Latihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) melalui Pelatihan Keselamatan Dasar Kapal Layar Motor (Basic Safety Training /BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil (SKK 60 Mil). Diklat gratis ini diselenggarakan di Hotel Inna Parapat, Tiga Raja – Kabupaten Simalungun – Sumatera Utara sejak tanggal 18 sampai dengan 21 Oktober 2020 yang lalu.


Tenaga pengajar untuk DPM ini dihadirkan dari Politeknik Sumatera Barat dan Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Belawan, para peserta diberikan materi pendidikan diantaranya : Pertolongan pertama pada korban saat mengalami kecelakaan, Pengetahuan peralatan keselamatan diri dan kapal serta cara menggunakannya, Pencegahan pecemaran di laut khususnya perairan tertutup seperti danau.

Selain itu, materi prosedur darurat, keselamatan kerja, komunikasi kapal. Meminimalkan resiko kebakaran, menjaga kondisi siap siaga dalam merespon kebakaran dengan mempergunakan alat pemadam kebakaran. Kenavigasian dan Telekomunikasi Pelayaran. Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut dan Danau. Peraturan Keselamatan Berlayar (surat-surat kapal, pengawakan, izin berlayar dan azas kepelautan yang baik. Praktek Lapangan penanganan kebakaran di atas kapal tradisional Danau Toba.

Setelah pendidikan dan latihan dinyatakan selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan panitia. Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Capt. Jhonny Runggu Silalahi, M.H. bersama Direktur Politeknik Pelayaran Sumatera Barat Capt. M. Abduh M.MTr. didampingi Fuad mewakili Kepala Kantor Badan Pengeloa Tranfortasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumatera Utara. Melakukan penutupan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) BST KLM dan SKK 60 mil di Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN ) di Danau Toba, Rabu (21/10/2020).

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Capt. Jhonny Runggu Silalahi .M.H pada acara penutupan DPM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur Poltekpel Sumatera Barat yang telah memberikan Diklat Pemberdayaan Masyarakat BST KLM dan SKK 60 mil kepada 60 (enam puluh) orang ABK KSPN Danau Toba.

“Diharapkan diklat – diklat berikutnya masih dapat dilaksanakan di Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN) Danau Toba agar Keselamatan Pelayaran di wilayah ini semakin baik kedepanya,” kata Capt. Jhonny.

Capt. Jhonny juga pada
kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada para tenaga pengajar, Pemerintah setempat, panitia penyelenggara dan peserta DPM yang telah sukses menyelesaikan Diklat Pemberdayaan Masyarakat BST KLM dan SKK 60 mil yang di mulai dari tanggal 18 sampai dengan 21 Oktober 2020.

“Kiranya para peserta Diklat dapat menjalankan seluruh materi yang telah diterima dengan baik di lapangan. Sehingga keselamatan pelayaran di KSPN Danau Toba tidak diragukan lagi oleh touris dalam negeri maupun luar negeri,”ujar Capt.Jhonny.

Capt. Jhonny menambahkan dengan dibuka DPM  BST KLM dan SKK 60 mil. Hal ini, akan memberikan kesempatan para peserta diklat untuk bekerja bukan saja di perairan Danau Toba akan tetapi  bisa mengawaki kapal – kapal tradisional lainnya selain di Danau Toba.

Peserta DPM angkatan kedua Politeknik Sumatera Barat tersebut, saat pelaksanaan Diklat setiap peserta mendapatkan  : Alat tulis peserta, kaos, wearpack, life jacket, dana bantuan uang saku harian, dana bantuan transportasi kegiatan, sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan, sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM)dan surat Keterangan Kecakapan Pelaut Kapal Tradisional Area Maksimal 60 Mil.

Khusus untuk sertifikat BST KLM dan SKK 60 mil rencananya akan diberikan secara simbolis dua minggu setelah penutupan Diklat. Karena masih proses administrasi di BPSDM Perhubungan. (Ody-01),

Kategori:COAST GUARD, MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s