LOGISTIK

Kehadiran Pelabuhan Swasta Menjadi Pilihan Pengguna Jasa Kepelabuhan Menentukan Tujuan Bisnis

Herijanto Direktur Eksekutif Himpunan Masyarakat Peduli Maritim

Mimbar Maritim – Jakarta

Munculnya pelabuhan – pelabuhan baru menjadikan warna tersendiri terhahadap industri pelabuhan di Indonesia. Pengguna jasa kepelabuhan juga saat ini dapat menentukan pilihannya dengan leluasa, pelabuhan mana yang menjadi tujuan bisnisnya. 

Tentunya para pengguna jasa tersebut, akan melakukan pemilihan kepada pelabuhan didasarkan oleh beberapa faktor yang utama yakni kecepatan dan mutu pelayanan serta biaya yang kompetitif. 

“Kehadiran pelabuhan – pelabuhan baru yang dikembangkan oleh pihak swasta adalah momok bagi pelabuhan – pelabuhan yang ada dibawah naungan Pelabuhan BUMN seperti PT Pelabuhan Indonesia (Persero) I, II, III dan IV,” demikian disampaikan Direktur Eksekutif Himpunan Masyarakat Peduli Maritim Herijanto saat berbincang – bincang dengan Mimbar Maritim di Jakarta hari ini, Minggu (23/8/2020).

Herijanto mengatakan pelabuhan – pelabuhan baru yang dikembangkan oleh Pihak Swasta tentunya tidak dapat bersaing dengan sejajar dengan Pelabuhan BUMN, tanpa adanya stimulus atau strategi penerapan tarif yang lebih murah. 

“Strategi ini, yang selalu diwaspadai dan dikhawatirkan oleh Pelabuhan BUMN. Karena dengan penerapan strategi tarif yang kompetitif di pelabuhan milik swasta, cepat atau lambat market share akan dapat beralih dengan sendirinya ke pelabuhan milik swasta,”katanya.

Menurut dia, bahwa flexibilitas penerapan tarif di pelabuhan swasta adalah keunggulan komparatif yang tidak dapat diikuti dan dilawan oleh Pelabuhan BUMN. Hal ini menjadi daya tarik investor dalam menanamkan modalnya di industri pelabuhan.

Herijanto menjelaskan sementara pelabuhan yang dikelola yang Pelabuhan BUMN mempunyai struktur biaya resources yang tinggi (SDM dan biaya non operasional). Sehingga tidak kompetitif dalam penetapan struktur tarifnya.

Ditambah peralatan bongkarmuat yang rata-rata sudah tua dan kondusifitas pelayanan yang terkadang terganggu dengan adanya aksi demo-demo baik oleh buruh maupun serikat pekerja.

“Dalam jangka pendek keberadaan pelabuhan baru belum berpengaruh besar terhadap existensi pelabuhan yang dikelola Pelabuhan BUMN. Namun dalam jangka panjang bukan tidak mungkin pelabuhan baru akan mendominasi perdagangan ekspor dan impor serta menggerus pangsa pasar Pelabuhan BUMN,”ujarnya.

Lebih jauh, Herijanto mengungkapkan era globalisasi perdagangan dunia sudah didepan mata, dimana investor perlahan namun pasti memasuki industri pelabuhan. Dengan kesiapan yang sangat memadai baik pendanaan, SDM yang handal dan profesional, teknologi, networking, fasilitas dan peralatan serta budaya perusahaan yang produktif.

Pemerhati Maritim ini, menyebutkan bahwa semenjak dibukanya kran melalui Undang Undang No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, penanaman modal asing untuk industri pelabuhan semakin meningkat dari tahun ke tahunnya. Hal ini adalah salah satu fenomena yang menarik bagi industri pelabuhan itu sendiri. Stigma mengenai biaya logistik yang tinggi atau dwellingtime yang tinggi dipelabuhan Indonesia adalah salah satu pemicu dari dibukanya kran pihak swasta nasional dan asing untuk mengelola pelabuhan Indonesia.
 
Dimana pemerintah mencoba untuk menghadirkan pihak swasta dan asing. Dalam industri pelabuhan agar dapat berkompetisi secara objektif dengan pelabuhan yang ada akan biaya real sesungguhnya di pelabuhan.

“Dalam era globalisasi perdagangan dunia saat ini, tidak ada yang salah akan kebijakan pemerintah tersebut. Karena cepat atau lambat, era globalisasi akan merambah dalam semua industri perdagangan tidak terkecuali industri pelabuhan,”pungkas Herijanto.(Ody-01).

Kategori:LOGISTIK, MARITIM, PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s