PELABUHAN

Ditjen Hubla Melalui KSOP Kelas II Benoa Sosialisasikan Lagi “Si Doel” Di Denpasar – Bali 

Mimbar Maritim – Denpasar  

Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar penting yang dapat mendorong terciptanya iklim transparansi, terlebih di era yang sangat terbuka saat ini. Dimana keinginan masyarakat untuk memperoleh informasi yang jelas ke Pemerintah semakin tinggi. Pengelolaan informasi tentu harus dilakukan dengan prinsip Good Governance, tata kelola yang baik dan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang dimiliki oleh badan publik. Dengan keberadaan PPID maka masyarakat yang akan menyampaikan permohonan informasi lebih mudah dan tidak berbelit karena dilayani lewat satu pintu.

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut membangun sebuah sistem informasi dengan tujuan memudahkan proses pelayanan informasi secara online. Hal ini, sejalan dengan usaha Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Permintaan atau pemberian akan layanan informasi tidak lagi dengan cara tatap muka melainkan dengan sistem online.

Selama ini, permohonan informasi masih dilakukan secara manual, harus datang ke lokasi PPID serta UPT menyampaikan laporannya secara manual ke Kantor Pusat. Kekuatan dari perancangan Sistem Informasi dan Dokumentasi secara Elektronik (Si Doel) yaitu dapat merespon dengan cepat setiap pemohon informasi tanpa harus melalui birokrasi yang panjang, dapat diakses dimanapun berada, menjawab dengan cepat setiap permohonan informasi. Sesuai dengan SOP (Standar Operasi Pelyanan) yang telah ditetapkan. 

Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa Agustinus Maun saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Si Doel tahap awal di Kantor KSOP Kelas II Benoa, Bali Selasa (4/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa Si Doel merupakan sarana layanan berbasis elektronik untuk masyarakat atau pemohon informasi dalam mendapatkan informasi dari Badan Publik. Aplikasi ini juga dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengawasan dan pelaporan terhadap pelaksanaan layanan informasi PPID Pelaksana UPT di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Bahkan memberikan kemudahan dalam memonitor permohonan informasi yang disampaikan kepada PPID Pelaksana Pusat kepada PPID Pelaksana UPT. 

Agustinus mengatakan dengan terbentuknya aplikasi ini diharapkan dapat tercipta sistem layanan informasi dan dokumentasi terintegrasi serta terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut secara elektronik. 

“Ini juga dapat meningkatkan kinerja UPT di lingkungan Ditjen Hubla. Dalam memberikan layanan informasi dan dokumentasi kepada masyarakat,” katanya.

Turut hadir dalam acara Sosialisasi Si Doel kali ini yaitu perwakilan dari seluruh UPT di wilayah kerja Provinsi Bali antara lain Distrik Navigasi Benoa, KSOP Padang Bai, KSOP Celukan Bawang, UPP Gilimanuk dan UPP Nusa Penida.

Sebelumnya, sosialisasi aplikasi Si Doel ini telah dilaksanakan di KSOP Kelas I Panjang dengan peserta yang hadir dari seluruh UPT di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut di wilayah kerja Provinsi Lampung.(Ody-01).

Kategori:PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s