
Mimbar Maritim – Jakarta
Satya Wira Jala Dharma. Tradisi saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia salah satunya adalah acara halal bihalal (bermaaf – maafan). Masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Sayangnya, tradisi halal bihalal mungkin tidak bisa dirasakan pada Idul Fitri tahun ini karena imbas dari pandemi Covid-19. Hal itu, terkait dengan aturan pemerintah yang melarang warga untuk mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.Seperti yang dilakukan jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Halal bihalal yang dilakukan pada 3 Syawal 1441 Hijriyah ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Secara berurutan perwakilan Perwira, bintara, tamtama dan PNS bermaaf-maafan dengan tidak bersalaman secara langsung, namun tetap dengan dua tangan menunjukan secara simbolis tanda salam.
Sesuai dengan aturan pemerintah tentang tata cara halal bihalal saat pandemik covid 19 adalah dengan tidak bersalam-salaman secara langsung, menjaga jarak, menggunakan masker dan tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

Usai bersalaman berjarak secara simbolis, Panglima Kolinlamil dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah kepada seluruh prajurit Kolinlamil. Sebagaimana telah menjadi kebiasaan budaya kita pada hari Raya Idul Fitri adalah melakukan Halal Bihalal atau bermaaf-maafan baik secara pribadi maupun berkelompok. Meskipun pada kesempatan tahun ini terasa berbeda dengan situasi yang mengharuskan semua menjaga jarak dalam berhalal-bihalal dan bersalam-salaman.
