LOGISTIK

Potret Tentang Operasional Logistik Di Masa Pandemic Covid-19 

Ketua Umum ALFI/ILFA Yukki Nugrahawan Hanafi

Mimbar Maritim – Jakarta

Jika berbicara logistic akan sangat luas cakupannya namun dalam kaitan masa pandemic covid -19 saat ini. Maka dapat kami fokuskan antara lain dalam klasifikasi  logistic terkait komoditi yang ditangani, jenis moda transport yang digunakan dan tata  kelola distribusinya. 

Melihat jenis komiditi yang berdampak saat ini lebih dirasakan bagi komiditi ekspor, komoditi industry produsen otomotif, komoditi industry produsen elektronik dan sejenisnya. Sedangkan sebagian menjadi peluang bagi komoditi retail diantaranya industry alat kesehatan ,obat – obatan, produsen masker, sanitizer dan sejenisnya.

Demikian disampaikan Ketua Umum ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia/Indonesian Logistic And Forwaders Association) Yukki Nugrahawan Hanafi kepada Mimbar Maritim di Jakarta hari ini,Sabtu (25/4/2020).

Yukki panggilan akrab Ketua Umum AlFI/ILFA menjelaskan pihaknya juga memperhatikan kegiatan logistic dari jenis moda transport nya. Maka hampir dipastikan seluruh moda transport yang berbasis angkutan truk barang produsen manufaktur, angkutan laut berbasis barang bulk dan container. Mengalami kondisi yang berat dan semakin turun demandnya, selama kurun waktu berlakunya PSBB dan larangan mudik. 

“Apalagi bagi jenis moda transport angkutan penumpang umum, sepertinya akan sangat parah dampaknya terhadap pendapatan,”ujarnya.

Ia menyebutkan bila kita lihat dari jenis tata kelola distribusinya maka saat ini menjadi angina segar bagi transaksi logsitik yang berbasis Daring atau online. Karena menerapkan pola transaksi C to C atau B to C. Sementara semua kegiatan distribusi B to B seperti contoh logistic manufaktur , logistic ekspor telah menjadi kebalikannya yaitu terdampak sangat berat.

Lebih lanjut Yukki mengatakan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penurunan logistic terkait industry manufaktur dan ekspor, hingga tergerus sampai mencapai 70% penurunan yang terjadi. Karena terhentinya kegiatan asset moda transport, berkurangnya aktivitas tenaga kerja yang harus menyesuaikan dengan demand yang tersisa. Kondisi pergudangan juga mengalami kekosongan barang akibat tidak ada lagi supply bahan baku atau alokasi persediaan barang.

“Dampaknya untuk sementara kegiatan antaran barang on line dan kurir mengalami kenaikan hingga 15 – 30 prosen dari kondisi normal sebelumnya. Dimana akibat perubahan pola belanja masyarakat akibat penerapan PSBB dan larangan mudik,”tuturnya.

Sementara itu, Trisman Sanjaya selaku Wakil Ketua Umum DPP ALFI/ILFA Bidang Supply Chain, Multimoda and e-Commerce mengatakan bagi para pelaku logistic yang terdampak berat terutama adalah berbasis transaksi B to B di masa penanggulangan covid 19. Karena akan sangat kesulitan menyikapi cash flow atau arus kas perusahaaan sementara biaya harus terus berjalan. Sedangkan pemasukan  mengalami penurunan bahkan kesulitan menagih pembayaran atas jasa yang telah dilakukan.

“Sebagian pelaku usaha mencoba mengatasi cash flow dengan mengubah cara termin pembayaran bahkan sampai mengurangi jumlah tenaga kerjanya,”katanya.

Trisman Sanjaya menambahkan walaupun angkutan barang masih dapat melakukan kegiatan selama masa PSBB, namun hal ini tidak memberikan dampak positive bagi pelaku logistic terdampak yang saya sebutkan tad. Karena demand nya terhenti yang disebabkan kehilangan pangsa pasar serta penerapan protokol PSBB yang harus tetap dijalankan. 

“Melihat kondisi tersebut yang tidak dapat kita pastikan saat ini sampai kapan akan selesai. Maka sangat besar harapan terbantu secepatnya dari pemerintah kepada pelaku logistic terdampak tadi melalui stimulus perpajakan, stimulus perbankan, keringanan beban iuran BPJS, relaksasi penghapusan biaya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dansejenisnya,”ujarnya.(Ody-01)

Kategori:LOGISTIK, MARITIM, PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s