COAST GUARD

KEMENHUB GELAR PELATIHAN FIRE FIGHTING DAN SELAM DI TANJUNG UBAN

Mimbar Maritim – Tanjung Uban

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas serta untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar pelatihan fire fighting dan selam di Tanjung Uban, Kepulauan Riau.

Pelatihan yang diikuti oleh seluruh personil kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban ini bertujuan untuk memberikan pengenalan kembali alat-alat pemadam kebakaran yang terdapat di kapal patroli serta menguji, mengevaluasi dan meningkatkan kesigapan para personil jika sewaktu-waktu terjadi musibah. Demikian disampaikan oleh Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian di Bintan Kepulauan Riau, Selasa (18/2/2020).

Dalam training fire fighting, Capt. Handry mengatakan bahwa para petugas diberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai dasar-dasar faktor terjadinya kebakaran pada kapal. “Untuk mengurangi dampak resiko kebakaran, para petugas juga dibekali teknik-teknik dalam penanggulangan kebakaran dalam berbagai klasifikasi kebakaran sehingga penggunaan alat dan sarana prasarana pemadaman kebakaran dapat difungsikan semaksimal mungkin,” katanya.

Capt.Handry menjelaskan selama pelatihan ini dilaksanakan pihaknya menurunkan 2 (dua) kapal patroli kelas 1 dan 1 (satu) kapal patroli kelas 4. Menurunkan kapal patroli KN. Kalimasada-P.115, KN. Sarotama-P.112 dan satu kapal kelas 4, para peserta juga diberikan pengenalan dan penggunaan alat-alat pemadam kebakaran yang ada di kapal patroli tersebut.

Selain itu, katanya para petugas juga diberikan pengenalan alat-alat penyelaman yang telah disiapkan. Setelah dilakukan pengenalan alat selam, para petugas yang didampingi oleh instruktur juga langsung melakukan penyelaman disekitar dermaga kantor.

Lebih lanjut, Capt.Handry mengatakan bahwa pelatihan ini juga untuk mendukung tugas KPLP dalam melaksanakan kegiatan penjagaan, penyelamatan, pengamanan dan penertiban serta penegakan peraturan di bidang pelayaran, tentu harus diperkuat dengan jajaran personil yang handal dan melaksanakan berbagai pelatihan yang cukup.

Berkaitan dengan itu kata Capt. Handry pihaknya juga berencana akan menggelar pelatihan ini secara berkesinambungan agar seluruh personil dapat meningkatkan kemampuannya sehingga semakin terampil dalam menjalankan tugas di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban bersama dengan Kantor UPP Kelas I Tanjung Uban berkoordinasi dan bersinergi dengan melakukan pengawasan dan pengamanan di daerah wilayah kerja kantor UPP. Pengawasan tersebut dilakukan terhadap kapal-kapal yang berbendera Indonesia maupun berbendera Asing. Patroli gabungan yang dilakukan dengan menggunakan kapal patroli PLP Tanjung Uban KN.406 dilepas Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban dan Kepala Kantor UPP Kelas I Tanjung Uban.

Capt. Handry mengungkapkan bahwa karena luasnya cakupan wilayah operasi, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban berserta jajarannya telah memetakan wilayah-wilayah perairan yang dianggap rawan sehingga akan lebih memudahkan kegiatan operasi di laut. Öleh karena itu, kesiapan dari petugas wajib disiapkan agar setiap operasi yang akan dijalankan dapat berhasil diselesaikan dengan baik,” pungkasnya. (Ody-01).