COAST GUARD

KEMENHUB CQ DITJEN HUBLA MELALUI DIREKTORAT PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN BERHASIL MERANCANG KODE ETIK PELAUT INDONESIA

Mimbar Maritim – Jakarta

Kementerian Perhubungan RI cq.Direktorat Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel), melaksanakan terobosan baru yaitu mendorong dan memfasilitasi keinginan stakeholder dalam merancang kode etik Pelaut Indonesia.

Direktorat Perkapalan dan Kepelautan belum lama ini, telah seselai membuat dan merampungkan kode etik Pelaut. Dimana kode etik pelaut ini nantinya diharapkan menjadi norma atau rambu – rambu dalam menjalankan profesinya diatas kapal bekerja. Sehingga Pelaut Indonesia bisa menjadi pelaut yang profesional dimasa mendatang.

Direktur Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Capt.Sudiono melalui rilisnya diterima Redaksi Mimbar Maritim,di Jakarta, hari ini (10/1/2020) menjelaskan dengan lahirnya kode etik profesi pelaut ini bisa membawa pelaut Indonesia lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Perusahaan perekrut pelaut dapat menempatkan awak kapal dan pemilik kapal wajib memikirkan kesejahteraan awak kapal.

” Karena profesi awak kapal atau pelaut tersebut, adalah merupakan salah satu ujung tombak dari pertumbuhan industri maritim Indonesia,” ungkap Capt.Sudiono.

Oleh karenanya kata Capt.Sudiono, kode etik pelaut ini disusun dan di inisiasi oleh  Asosiasi Serikat Pekerja Pelaut dan Ikatan Alumni Sekolah Pelayaran yang ada di Indonesia. Ditkapel merancang kode etik pelaut ini, dengan harapan agar segera dilaksanakan dan disosialisasikan.

Lebih lanjut, Capt.Sudiono menyampaikan terimakasih atas lahirnya kode etik pelaut ini kepada Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia (IKPPNI), Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI),  Persatuan Pekerja Pelaut Indonesia (P3I), Ikatan Nakhoda Niaga Indonesia (INNI), Indonesian Female Marine Assosiation (IFMA) dan seluruh ikatan alumni sekolah pelayaran yang rela menuangkan ide-idenya dalam penyusunan kode etik pelaut Indonesia.

Rancangan Kode Etik Pelaut ini dipimpin langsung oleh Capt Sudiono Direktur Perkapalan dan Kepelautan dibantu Tenaga Ahli Menteri Perhubungan RI Bidang Kemaritiman Pudji Turyanti SH, MH yang selalu mendorong para stakeholder untuk merancang kode etik pelaut. Peserta tim kode etik Pelaut ini juga dikawal oleh Capt Maltus dari Ditkapel dan Biro Hukum Kemenhub dan dibantu bagian Hukum Ditjen Perrhubungan Laut sebagai legal drafter. (Ody-01)