AKHIR TAHUN 2019 KINERJA PELABUHAN JIIPE MELALUI PT.BMS TERUS GENJOT LOGISTIK AREA MANYAR GRESIK – JAWA TIMUR


Mimbar Maritim – Manyar Gresik

Java Integrated Industrial Port  Estate (JIIPE) terus mengoptimalkan kinerjanya melalui  pelabuhan yang pengelolaannya oleh PT.Berlian Manyar Sejahtera (BMS).  Berdasarkan data trafik hingga November 2019, arus kapal mampu dicapai hingga 6.064.918 GT-Etmal, mengalami kenaikan sebesar 25,48 persen dibandingkan tahun lalu di periode yang sama tercatat 4.833.338 GT-Etmal. Selain itu, dari sisi arus barang realisasi hingga November 2019 mencapai 1.126.840 Ton meningkat 16,7 persen dibandingkan tahun 2018 sebanyak 965.108 Ton.

Rincian dari barang yang membawa muatan didominasi oleh muatan kering seperti gandum yang mencapai 487.474 ton, kemudian Garam 161.871 ton, lalu klinker 132.957 ton dan juga pupuk 118.349 ton. Selain itu terdapat juga Gypsum (dalam bentuk serbuk) sebanyak 110.140 ton serta soda ash 78.520 ton. 

Sebelumnya daerah Manyar Gresik dan sekitarnya didominasi oleh Kawasan industri yang bergerak dibidang barang setengah jadi. Yang nantinya akan diolah menjadi barang jadi, seperti gandum banyak dibutuhkan oleh industri tepung terigu dan dapat juga diolah menjadi roti gandum, oatmeal, biscuit. 

Selain itu masifnya pembangunan infrastruktur di area tersebut, maka sangat membutuhkan banyak campuran clinker sebagai salah satu bahan dasar pembuatan semen. Kebutuhan lain untuk menjadi bahan dasar industri yaitu Soda ash merupakan bahan baku penting yang digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pembuatan, deterjen, sabun dan pembuatan kaca. 

Direktur Utama PT.Berlian Manyar Sejahtera (BMS) Daru Wicaksono Julianto dalam keterangan persnya diterima  Mimbar Maritim  Kamis (12/12/2019) menyampaikan performa curah kering di Pelabuhan BMS dari kinerja pelayanan barang khususnya curah kering baik dalam satuan T/G/H (Ton/Gang/Hour) maupun T/S/D (Ton/Ship/Day) pada tahun 2019 mengalami peningkatan “Tahun ini kinerja dan pelayan mengalami peningkatan cukup baik dari yang sudah dianggarkan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan untuk realisasi kinerja pelayanan barang sampai dengan November 2019 dalam satuan T/S/D di sisi dermaga luar tercatat mencapai realisasi 5.988 T/S/D dari yang ditargetkan pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 6.017 T/S/D. Sedangkan di dermaga sisi luar justru mencatatkan tren positif hingga 3.056 T/S/D jauh diatas RKAP Perusahaan sebesar 1.542 T/S/D.

“ Dari sisi okupansi dermaga (BOR) di PT BMS selama kurun waktu 2019, pada dermaga sisi luar hingga November 2019 mencapai 46,31 persen dari yang telah dicanangkan yaitu 44,77 persen . Sedangkan pada dermaga sisi dalam sebesar 17,52 persen dari yang ditargetkan RKAP perusahaan yaitu 12,48 persen,” katanya.

Menurut Danu, berdasarkan data tersebut pihaknya memprediksi sampai akhir tahun, proyeksi akan terus meningkat di bulan Desember 2019. Atas pencapaian selama 2019 ini akan dapat juga menjadi stimulus untuk meningkatkan kinerja  pada tahun 2020. 

Danu menambahkan guna mengoptimalkan kinerja PT.BMS agar fasilitas dermaga memenuhi kapal yang sandar, maka pada awal Desember 2019 telah dilakukan pemancangan. Perpanjangan dermaga dari 250 meter menjadi 500 meter serta pelebaran dari sebelumnya 30 meter menjadi 50 meter. Hal ini sebagai tindak lanjut dari eskalasi peningkatan kapasitas dermaga dari pertama kali beroperasi  sejak tahun 2016 hingga sekarang.

“Usaha meningkatkan produktifitas logistik perlu dilakukan pengembangan secara terus menerus dan PT. BMS sebagai penyedia jasa kepelabuhanan di JIIPE Manyar Gresik harus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.  Supaya arus distribusi barang antara industri dan pelabuhan  dapat berjalan lancar,” pungkas Danu.

Tentang PT Berlian Manyar Sejahtera

PT Berlian Manyar Sejahtera  dikenal dengan PT BMS adalah perusahaan Join Venture antara PT Pelindo III melalui anak usahanya yaitu PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI).  Dengan kepemilikan saham 60% dan AKR Corporindo (Tbk) melalui PT Usaha Era Pratama Nusantara (UEPN) kepemilikan saham 40%. 

Terletak di Selat Madura, Pelabuhan PT BMS berada di JIIPE (Java Integrated Industrial Port Estate) memiliki kedalaman -15 Low Water Spring (LWS) tanpa dredging (pengerukan) dan yang terdalam di Jawa Timur. Kedalaman itu dapat melayani  barang curah kering dan cair, general kargo hingga nantinya sampai peti kemas.

PT BMS menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa bongkar-muat yang memiliki peran mengurai kongesti di Tanjung Perak maupun daerah Manyar – Gresik. Dengan tersedianya sarana prasarana tersebut, PT BMS mampu menggerakkan dan mendorong kegiatan ekonomi daerah Pesisir Manyar-Gresik. (Redaksi-MM)

Tinggalkan komentar