
Mimbarmaritim.com (Bengkulu)
Dalam upaya memperkuat penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja, PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Bengkulu (PTP Non Petikemas) Cabang Bengkulu berkolaborasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu menggelar kegiatan HSSE Forum dan Penandatanganan Komitmen Keselamatan Kerja bersama stakeholder pelabuhan di Bengkulu baru – baru ini.
Seluruh pihak yang terkait yang hadir dalam kegiatan ini berkomitmen untuk terus berkolaborasi mendorong peningkatan penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di kawasan pelabuhan.
Kegiatan ini menghadirkan dua Narasumber, diantaranya Syarif, Kepala Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu dan Arif Paksi, Asisten Senior Manager (ASM) HSSE PTP Non Petikemas.
Dalam pemaparannya, Syarif menyampaikan terkait dengan pentingnya kepatuhan regulasi keselamatan kerja bagi pelaku usaha di tempat operasional perusahaan seperti halnya dalam menjalankan kegiatan di pelabuhan.
“Dalam menjalankan kegiatan di lingkungan pelabuhan setiap orang sangat perlu memahami dan mematuhi kepatuhan terhadap regulasi keselamatan kerja sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor kepelabuhan,” ujar Syarif.
Sementara itu, Arif Paksi memberikan penjelasan mengenai strategi implementasi HSSE serta langkah – langkah mitigasi risiko untuk memastikan operasional pelabuhan dapat berlangsung dengan aman dan efisien.

Sebagai puncak acara tersebut, seluruh peserta menandatangani komitmen bersama. Langkah ini juga menunjukkan pentingnya peran masing – masing pihak dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Komitmen akan ditindaklanjuti dengan penerapan kebijakan dan prosedur yang dirancang untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja serta penyediaan fasilitas yang memenuhi standar. Selain itu, akan dilaksanakan forum HSSE secara rutin sehingga seluruh bagian perusahaan terus aware terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
Melalui sinergi bersama stakholder , diharapkan bahwa penerapan standar HSSE yang baik akan mendukung kelancaran operasional pelabuhan, meningkatkan keselamatan kerja, dan membawa manfaat positif bagi semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat sekitar.
Sementara, Senior Manager (SM) Sekretaris Perusahaan PTP Non Petikemas, Fiona Sari Utami melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (15/11/2024) menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk implementasi transformasi bidang HSSE, PTP Non Petikemas berkomitmen untuk memperkuat standar keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) dalam seluruh aktivitas operasionalnya. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bisnis pelabuhan yang aman dan berkelanjutan.
“Perusahaan terus komitmen dan konsisten mengidentifikasi dan mengurangi risiko utama seperti kecelakaan kerja, pencemaran lingkungan, dan gangguan keamanan. Langkah preventif dilakukan melalui berbagai cara, dengan adanya dashboard HSSE yang memantau implementasi HSSE di terminal dan penerapan ketat prosedur kerja yang memenuhi standar dan sosialisasi rutin terkait penerapan HSSE di lingkungan kerja,” jelas Fiona.
Acara tersebut juga hadiri dari berbagai pemangku kepentingan di pelabuhan, di antaranya General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu Capt.S.Joko, Deputi Manager (DM) Operasi dan Teknik PTP Non Petikemas Cabang Bengkulu, Dili Andrianto, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Pulau Baai Bengkulu, M.Israyadi, Kapolsek Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Samsu Rizal dan perwakilan dari asosiasi perusahaan bongkar muat (APBMI), perusahaan pelayaran (INSA), ALFI/ILFA DPC Bengkulu, dan koperasi tenaga kerja bongkar muat.
Fiona menambahkan kehadiran para pihak dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk bersama – sama mewujudkan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan di sektor pelabuhan. (Red-MM).