
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
Sebagai komitmen Perusahaan terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IPCC Peduli kepada masyarakat di area operasional Perusahaan, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) menyelenggarakan Launching Program TJSL IPCC UMKM KUAT (Kembangkan Usaha Atasi Tantangan) yang dimulai dari Pelatihan Manajemen Pengelolaan bagi 30 UMKM yang sudah aktif dari wilayah RW.08, RW.09 dan RW.10 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing – Jakarta Utara.
Rangkaian acara ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan kedepan dengan materi pelatihan, peningkatan skill, program pembinaan, dan pemberian sertifikat kepada para peserta pembinaan UMKM. Untuk memberikan pemahaman akan pentingnya pengelolaan keuangan dengan cara memisahkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kelurahan Kalibaru.
Acara yang dihelat di Pitstop Cafe IPCC ini dihadiri oleh jajaran Senior Management diantaranya SM Keuangan Agus Wahyudi, SM Komersial, Nugroho Atmosudiro, Karsini selaku Ketua kelompok UMKM RW.08 Kalibaru, Dosen dan Praktisi, Aza Hasanudin, SE, M.Ak serta para pelaku usaha UMKM di lingkungan Kalibaru, Rabu (13/11/2024) lalu.
Sebagai 1 (satu) rangkaian IPCC Peduli Community Development yang telah sukses launching IPCC Peduli GEMBIRA beberapa waktu lalu dengan fokus pada tumbuh kembang anak dan ibu hamil, IPCC kembali hadir dengan program TJSL yaitu IPCC UMKM KUAT yang memfokuskan pada kemandirian dan peningkatan ekonomi warga di sekitar area operasional IPCC.
Acara tersebut dibuka langsung oleh penanggungjawab TJSL IPCC, Asisten Senior Manager (ASM) Komunikasi Perusahaan dan CSR, Mochamad Ilhamsyah dalam sambutannya menuturkan fokus penyaluran TJSL Perusahaan sejalan dengan prinsip TJSL Pelindo grup yaitu Pendidikan, Lingkungan, Tata Kelola dan UMKM dimana merupakan program wajib Perusahaan sebagai kontribusi nyata untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dilingkungan perusahaan. Sehingga dapat menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing serta kemandirian di tingkat nasional.
Ilham menyebutkan poin penting dilaksanakannya program ini adalah sebagai wujud nyata Perusahaan hadir ditengah – tengah masyarakat dan bersama – sama memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak sejalan dengan prinsip simbiosis mutualisme. Karena UMKM sebagai fundamental dari sebuah unit usaha, dibutuhkan pengetahuan tentang standar pembukuan agar dapat mencatat semua transaksi keuangan secara sistematis, terukur dan akurat sehingga keberlangsungan usaha dapat terus berjalan dan berkembang.
“UMKM menjadi peluang besar di pasar nasional dan juga global, dalam upaya untuk dapat bersaing maka dibutuhkan pelatihan dan pembinaan. Untuk itu IPCC hadir dengan mendukung para UMKM untuk dapat naik kelas dengan memberikan pelatihan pengelolaan keuangan sehingga UMKM tersebut mampu menembus kancah global. Program pelatihan ini dibagi menjadi 2 sesi setelah perencanaan keuangan hari ini akan dilanjutkan dengan pelatihan digital marketing dan branding produk sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi dan trend terkini,” terang Ilham.
Sementara, Senior Manager (SM) Komersial IPCC Nugroho Atmosudiro, dalam kesempatan yang sama mengatakan di era digital saat ini, dibutuhkan digitalisasi UMKM sehingga akan lebih meningkatkan produktivitas UMKM itu sendiri, dalam rangka untuk menekan biaya operasional, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing.
Nugroho menjelaskan sebagai negara dengan pangsa pasar yang besar dan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, UMKM memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh dan menyerap lapangan kerja untuk mengatasi angka pengangguran. Untuk mendukung program Pemerintah dalam pemberdayaan UMKM, IPCC terus berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengentaskan pengangguran di lingkungan kerja perusahaan yang terwujud dalam IPCC Peduli Community Development.
Karsini selaku Ketua kelompok UMKM RW.08 Kalibaru pada kesempatan itu menyampaikan “Kami sangat berterima kasih kepada manajemen IPCC dengan program IPCC Peduli UMKM KUAT ini. Sehingga UMKM khususnya di wilayah Kalibaru memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keahlian (skill) dasar keuangan dalam mengembangkan usaha,”.
“Tentu dengan beberapa agenda kedepannya, kami yakin dapat berdampak signifikan bagi pertumbuhan perekonomian khususnya warga wilayah Kelurahan Kalibaru. Diharapkan dengan adanya program ini, UMKM Kalibaru dapat bersaing di kancah nasional dan menembus global,” kata Karsini dengan penuh harapan. (Red-MM).