TNI AL Kembali Berhasil Gagalkan Upaya Pengiriman PMI Non Prosedural di Batam

Mimbarmaritim.com (Batam)

TNI AL melalui Tim Gabungan Lantamal IV Batam dan Koarmada I kembali berhasil menggagalkan upaya pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural sebanyak 18 Orang beserta satu kapal speed boat yang digunakan untuk mengiirim ke negara Malaysia.

Aksi penggagalan pengiriman calon PMI Non Prosedural tersebut berhasil digagalkan setelah kapal pengantar kandas di sekitar Sungai Safar Kelurahan Sambau, Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (29/10/2024) kemarin.

Kronologis penangkapan bermula pada Selasa tanggal 29 Oktober 2024 pukul 18.00 WIB, Tim Gabungan mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman calon PMI ilegal dari Batam menuju Malaysia melalui Pantai Bale-bale Nongsa Batam. Setelah mengetahui informasi tersebut, Tim Gabungan langsung melaksanakan pemantauan jalur darat maupun jalur laut.

Setelah kurang lebih 90 Menit melakukan pemantauan, Tim melihat adanya speed boat melintas yang diduga membawa Calon PMI Non Prosedural. Saat didekati, speed boat langsung menambah kecepatannya berupaya untuk menghindar dan melarikan diri serta dengan sengaja speed boat nya dikandaskan di Sungai Safar oleh terduga pelaku.

Lebih lanjut, Pukul 21.30 WIB, Tim Gabungan yang dibantu dengan warga yang menyadari adanya keramaian di daerahnya, kemudian membantu petugas untuk melakukan pencarian calon PMI Non Prosedural yang melarikan diri ke hutan bakau dan berhasil menemukan 8 orang terduga calon PMI Non Prosedural.

Kemudian pada Rabu tanggal 30 Oktober 2024 Pukul 04.30 WIB, Tim Gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan 8 orang lagi Calon PMI ilegal yang bersembunyi dikebun pisang.

Setelah sebagian besar pelaku tertangkap, dua PMI Non Prosedural lainnya menyerahkan diri ke Petugas. Adapun total calon PMI Non Prosedural yang berhasil diamankan berjumlah 18 orang diantaranya, 10 orang laki-laki dewasa, 4 orang wanita dewasa dan 4 orang anak laki-laki.

Informasi yang di dapat dari Calon PMI Non Prosedural rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia berjumlah 22 orang bersama 2 orang Tekong. 18 orang Calon PMI Non Prosedural berhasil diamankan sedangkan 4 calon PMI Non Prosedural dan 2 orang tekong melarikan diri. Selanjutnya 18 orang Calon PMI Non Prosedural ini diserahkan ke Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Batam guna menjalani pemerikasaan lebih lanjut.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan bahwa setiap Prajurit TNI AL harus selalu sigap menjaga perairan laut Indonesia agar mengantisipasi ancaman dan gangguan yang datang.(Red-MM).

Tinggalkan komentar