
Mimbarmaritim.com (Surabaya)
Dalam upaya mencetak lulusan SMK yang siap terjun ke dunia kerja, PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan program “Hubungan Industrial Mengajar” bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/9/2024) kemarin.
Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali tenaga pendidik SMK dengan pemahaman mendalam tentang hubungan industrial, sehingga para siswa-siswi dibangku sekolah SMK akan dapat lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja.
Dalam kegiatan ini dihadirkan 50 orang peserta perwakilan Tenaga Pengajar atau Guru dari 50 sekolah SMK se-Jawa Timur. Melalui program ini, para guru akan diberikan pengetahuan mengenai hak dan kewajiban pekerja, organisasi pekerja, penyelesaian perselisihan, kompetensi dan potensi pekerja, serta pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha.
Kepala Seksi Kelembagaan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sugeng Lestari pada kesempatan itu menyampaikan para tenaga pengajar diharapkan mampu memberikan bekal kepada siswa-siswi SMK tentang pola dan dinamika hubungan industrial sehingga para siswa-siswi memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.
“Program inisiasi pemasyarakatan hubungan industrial yang disampaikan kepada guru SMK se-Jatim ini bertujuan agar para guru memiliki bekal wawasan, untuk disampaikan kepada siswa -siswi terkait pentingnya pengetahuan hak dan kewajiban seorang pekerja di perusahaan,” ujar Sugeng Lestari.
Sementara, Sekretaris Perusahaan PT.PDS Parbianto Wibowo mengatakan PT PDS sebagai perusahaan penyedia tenaga kerja yang menaungi kurang lebih dari 17.000 orang tenaga kerja, pihaknya mengakui dampak positif dari pemahaman hubungan industrial oleh para pekerja. Hal ini untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis, efektif dan efisien.
“Pengetahuan hubungan industrial harus diketahui oleh semua pihak baik perusahaan maupun pekerja, ini sangat penting mengingat kewajiban dan hak masing masing. Oleh karenanya kegiatan seperti ini akan memberi manfaat pada para siswa-siswi calon pekerja,” tambah Parbianto Wibowo.
Salah satu peserta Guru SMK di Mojokerto Eni Fitri pada kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya program ini, sehingga memberikan manfaat menambah bekal dan pengetahuan atas hak dan kewajiban serta kompetensi dan potensi seorang pekerja dari praktisi regulator maupun perusahaan.
“Kami berharap program ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga pemahaman tentang Hubungan Industrial yang dinamis bisa terus kami dapatkan,” kata Eni Fitri.(Red-MM).