
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
Sebagai bentuk perlindungan hak pelaut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Kementerian Luar Negeri pada tanggal 21 Agustus 2024 lalu, telah memfasilitasi pemulangan jenazah ABK (Anak Buah Kapal) atas nama Muhammad Dzul Iqbal, ke kampung halamannya di Makassar.
Berdasarkan Surat Keterangan bahwa jenazah telah di formalin atau balsam (Embalm Certificate) yang diterbitkan oleh Pohnpei State Hospital. Diketahui bahwa almarhum meninggal dunia pada tanggal 22 Juli 2024 lalu akibat cedera saraf tulang belakang (spinal cord injury) dan patah tulang tengkorak (base skull of fracture).
“Jenazah telah diterbangkan dari Manila pada tanggal 21 Agustus 2024 pukul 20.50 waktu setempat dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada hari yang sama pukul 23.55 WIB, kemudian diterbangkan ke kampung halamannya dengan menggunakan pesawat Lion Air tanggal 22 Agustus 2024 pada pukul 16.30 WIB,” demikian disampaikan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt.Hendri Ginting melalui keterangan persnya di Jakarta, Jumat (23/8/2024)
Menindaklanjuti hal ini, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, kata Capt Hendri, siap mengawal dan memfasilitasi pihak ahli waris untuk mendapatkan hak – hak dari almarhum (Pelaut) sesuai dengan yang tertera dalam perjanjian kerja laut (PKL).
“Perusahaan Keagenan Awak Kapal (manning agency) sudah kami ingatkan kembali agar seluruh hak – hak almarhum (Pelaut) untuk dapat segera dipenuhi oleh pemilik kapal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Capt.Hendri Ginting, mengatakan hal ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi dan memperjuangkan hak – hak para pelaut Indonesia yang bekerja di kapal – kapal Internasional.
“Penyerahan hak Pelaut tersebut nantinya akan dilaksanakan di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, yang akan menerima langsung perwakilan keluarga,” ungkap Capt.Hendri Ginting.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan dalam kesempatan itu damewakili Kementerian Perhubungan, dan juga perwakilan PWNI Kementerian Luar Negeri serta Perusahaan Keagenan Awak Kapal (manning agency) turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya.
Capt.Hendri Ginting menambahkan pemulangan jenazah ABK dikawal oleh Asosiasi Pelaut dan Perusahaan Keagenan awak kapal.(Red-MM)