
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
PT Pelabuhan Tanjung Priok, (PTP Non petikemas), menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dimana pada kuartal II Tahun 2024, PTP Non Petikemas merealisasikan berbagai program TJSL, termasuk PTP Non Petikemas Peduli Lingkungan, PTP Non Petikemas Peduli Ekonomi, dan PTP Non Petikemas Peduli Sosial, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Sekretaris Perusahaan PTP Non Petikemas Fiona Sari Utami, mengatakan bahwa hingga kuartal II 2024, perusahaan telah melaksanakan berbagai program – program yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Program – program ini, termasuk dalam PTP Peduli Lingkungan, PTP Peduli Ekonomi, dan PTP Peduli Sosial, tidak hanya memenuhi rencana kerja perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan keterlibatan aktif karyawan dalam kegiatan TJSL serta kolaborasi dengan pihak lain,” kata Fiona Sari Utami melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (23/8/2024).
Fiona menjelaskan bahwa Program TJSL PTP Non Petikemas dirancang sebagai program berkelanjutan dimana pada pertengahan 2023, PTP Non Petikemas meluncurkan program UMKM Akademi, yang memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan untuk membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area operasi perusahaan.

“Program ini berkontribusi pada beberapa pilar SDGs, termasuk No Poverty, Zero Hunger, Good Health and Well-being, Quality Education, Decent Work and Economic Growth, dan Partnerships for the Goals. Fase pertama program ini berhasil memberikan dampak sosial return on investment (SRoI) sebesar 4,01 pada akhir 2023 dan memasuki fase kedua dengan program yang lebih maju pada pertengahan 2024,” terang Fiona.
Ia menyebutkan di Bidang lingkungan, sejak Triwulan keempat 2023, PTP Non Petikemas telah berinovasi melalui program Greenport di Pelabuhan Tanjung Priok, bekerja sama dengan TJSL Holding Pelindo, Pelindo Group Regional 2, BUMN Muda Pelindo, dan Communitree.
Lebih lanjut, Fiona, menuturkan PTP Non Petikemas hingga kuartal II 2024, program ini terus berlanjut dengan kontribusi Communitree dalam penghijauan area Pelabuhan Tanjung Priok, termasuk Terminal Operasi 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga lingkungan pelabuhan dengan mengurangi jejak karbon, meningkatkan kualitas udara, dan menciptakan iklim lokal yang lebih baik.
“Sedangkan Program PTP Peduli Sosial dilaksanakan melalui beberapa kegiatan tahunan rutin, seperti Mudik Bersama Pelindo Group, pemberian sembako gratis, santunan anak yatim, qurban bersama PTP, penyuluhan tentang pencegahan stunting bekerja sama dengan mahasiswa, dan perbaikan sarana prasarana pendidikan. Program-program ini juga melibatkan peran aktif karyawan PTP Non Petikemas,” ujar Fiona.
Fiona menambahkan bahwa seluruh program TJSL PTP Non Petikemas disesuaikan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Perusahaan berkomitmen untuk menuju keberlanjutan berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) yang terintegrasi dalam setiap aspek operasionalnya.(Red-MM).