
Mimbarmaritim.com (Tanjungpinang)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang menggelar kegiatan Acara Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Berlayar, bertempat di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (22/7/224) kemarin.
Kepala KSOP Tanjungpinang, Ridwan Chaniago dalam sambutannya saat membuka acara sosialisasi mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi keamanan dan keselamatan berlayar adalah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan KSOP Kelas II Tanjungpinang setiap tahunnya.
“Adapun tujuan utama pelaksanaan sosialisasi keselamatan ini adalah untuk meningkatkan dan memastikan keselamatan pelayaran, perlindungan maritim terkait kesehatan pelabuhan dan lainnya. Sehingga penataan pelayaran – pelayaran khususnya di wilayah kerja KSOP Kelas II Tanjungpinang lebih terjamin kedepannya,” ungkap Ridwan.
Selain itu, lanjut Ridwan, melalui sosialisasi ini tentu seluruh pihak terkait yang berkepentingan di pelabuhan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan di pelabuhan dari berbagai hal seperti barang – barang terlarang. Kantor KSOP Kelas II Tanjungpinang juga telah bekerjasama dengan pihak Kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan dan Polresta Tanjungpinang.
“Kita harapkan agar seluruh para operator kapal mematuhi peraturan pelayaran tersebut. Karena nanti secara berkelanjutan kita tetap akan mengadakan evaluasi – evaluasi per tiga bulan, per enam bulan, per sembilan bulan dan per satu tahun. Kantor KSOP Kelas II Tanjungpinang selalu berkolaborasi dan bersinergi dengan Kapolsek, Jasa Raharja dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” jelasnya.
Ridwan mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan instruksi dari Bapak Direktur Jenderal Perhubungan Laut, agar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dilingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaksanakan kegiatan kampanye dan sosialisasi keselamatan berlayar, dengan tujuan mencegah terjadinya kecelakaan kapal dan pencemaran lingkungan Maritim.

“Kita berharap para pemangku kepentingan di pelabuhan sinergitas dan tanggung jawab bersama, baik regulator, operator maupun para penumpang kapal itu sendiri, guna mewujudkan transportasi yang handal dan berkeselamatan khususnya di wilayah Tanjungpinang,” ujar Ridwan.
Ridwan menambahkan Kantor KSOP Kelas II Tanjungpinang mendapat apresiasi saat pelaksanaan Angkutan Lebaran 2024. KSOP Kelas II Tanjungpinang juga saat ini tengah mendorong pelaksanaan dan penerapan e-ticketing (tiket elektronik) di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung pinang.
Menurut dia, bahwa kehadiran e-ticketing diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam membeli tiket, cukup melalui gateway (pintu masuk). KSOP Kelas II Tanjungpinang juga memastikan tidak ada biaya layanan selama masa uji coba e-ticketing.
“Sampai saat ini Kantor KSOP Kelas II Tanjung pinang belum mendapat kabar pasti (kapan akan mulai diterapkan) dari Pelindo. Karena perlu ada kerjasama antara Pelindo, perusahaan pelayaran dan aplikator tersebut,” tutup Ridwan.
Kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran oleh KSOP Kelas II Tanjung pinang dihadiri instansi terkait pelabuhan Tanjungpinang, operator kapal dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KBPB) Tanjungpinang dan Jasa Raharja.(Red-MM).