
Mimbarmaritim.com (Surabaya)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak – Surabaya menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan United States (U.S) Coast Guard di Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Jiipe Manyar, Gresik, Rabu (12/6/2024) yang lalu.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama maritim antara Indonesia dan Amerika Serikat, sekaligus pada kesempatan itu berdiskusi mengenai potensi kerja sama dalam bidang pengembangan kapasitas SDM KPLP (Indonesia Sea and Coast Guard).
Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Devi A. Mamesah, mengatakan delegasi Amerika Serikat juga berkesempatan mengunjungi Kapal Negara Patroli Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Perak, diantaranya Kapal Patroli KN. Chundamani P.116, KNP. 329 dan KNP. 371.

Devi A.Masesah saat menerima kunjungan delegasi U.S. Embassy dan U.S.Coast Guard dalam sambutannya menyampaikan pihaknya berharap melalui kunjungan tersebut dapat mempererat kerja sama yang selama ini telah berjalan lama dengan U.S. Coast Guard. Tentu tujuan kunjungan ini meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personil KPLP dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan Maritim di perairan Indonesia.
“Delegasi U.S. Embassy dan U.S. Coast Guard dalam kunjungan ini mengadakan serangkaian diskusi dan bertukar pengalaman bersama dengan personel Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai kelas II Tanjung Perak terkait pelaksanaan tugas dan fungsi penjaga laut dan pantai (Indonesia Sea and Coast Guard),” kata Devi A.Masesah.
Devi A. Masesah menyebutkan topik yang dibahas saat kunjungan tersebut adalah meliputi penegakan hukum di laut, misi bantuan musibah pelayaran dan manajemen perawatan kapal patroli. Usai diskusi delegasi U.S. Embassy juga mengunjungi fasilitas dan peralatan yang dimiliki Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak.
“Kami berharap dekunjungan U.S. Embassy dan U.S .Coast Guard ke Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak ini dapat menjadi langkah awal dari banyak inisiasi kolaboratif lainnya yang akan mendukung peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia,” pungkasnya.(Red-MM).