
Mimbarmaritim.com (Samarinda)
Jelang H-2, Hari Raya Idul Fitri 1445 H (2024 M) Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto M.Si bersama Pangdam Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E serta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke pelabuhan Samarinda, dalam rangka monitoring Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 di wilayah Samarinda, hari ini Senin (8/4/2024).
Kunjungan kerja (Kunker) Kapolda dan Pangdam Kalimantan Timur ini disambut langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda Mursidi dan jajaran Kantor KSOP Kelas I Samarinda bersama seluruh stakeholder terkait lainnya di pelabuhan Samarinda.
Mursidi mengatakan kedatangan Bapak Kapolda dan Bapak Pangdam Kalimantan Timur bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan Pos Operasi Ketupat Tahun 2024 di wilayah Samarinda dan meninjau langsung kesiapan Posko Terpadu pelayanan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 di pelabuhan Samarinda.

Mursidi menjelaskan hasil pemantauan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 (1445 H) hari ini (H-2) Senin (8/4/2024) di pelabuhan Samarinda, untuk kedatangan dan keberangkatan berjumlah 13 kapal rute Samarinda – Parepare. Dengan jumlah penumpang 11.461 orang dengan rincian naik 9.079 orang dan turun 2.382 orang.
“Dipastikan Puncak Arus Mudik hari ini dengan jumlah keberangkatan armada Angkutan Laut sebanyak 2 (dua) kapal dengan prediksi penumpang mencapai 3.400 orang,” sebut Mursidi.
Ia mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi momen Angkutan Lebaran Tahun 2024 di pelabuhan Samarinda yaitu masih banyak ditemukan penumpang Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 yang berasal dari kota Samarinda maupun luar kota samarinda yang datang sebelum waktu boarding kapal dibuka, sehingga menyebabkan penumpukan di area pelabuhan Terminal Penumpang.

“Melihat kondisi tersebut sudah kami melakukan koordinasi dengan pihak PT Pelindo (Persero) dan Operator Kapal untuk memaksimalkan fasilitas ruang tunggu dan tenda untuk para penumpang. Selain itu, koordinasi dengan Polsek Pelabuhan dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda, untuk meningkatkan keamanan dan pengaturan arus keluar masuk penumpang maupun kendaraan dari dan ke Pelabuhan Samarinda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mursidi mengungkapkan terkait kendala atau keluhan tersebut, Kantor KSOP Kelas I Samarinda bersama instansi terkait Pelabuhan Samarinda telah melakukan rapat evaluasi secara berkala terhadap proses embarkasi dan debarkasi penumpang guna memitigasi hal – hal yang mungkin akan terjadi.
Mursidi menambahkan untuk informasi cuaca berdasarkan perkiraan dari BMKG setempat sampai tanggal 8 April 2024 pada pukul 20.00 WITA cuaca di pelabuhan Samarinda diprediksi berawan dengan gelombang rendah sehingga aman untuk dilayari Kapal Penumpang. (Red-MM)