Monitoring Pelni Bersama Ditjen Hubla, Pastikan Pelayanan Nataru Akan Berjalan Lancar

Mimbarmaritim.com – Balikpapan 

Manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)/PT Pelni sangat gencar melaksanakan monitoring selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2022/ 2023 (Nataru). Monitoring dilakukan guna memastikan pelayanan angkutan laut Nataru 2022/2023 berjalan aman dan lancar. 

Monitoring ini dilakukan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Yossianis Marciano mendampingi Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt Hendri Ginting saat meninjau pelayanan Nataru di KM Bukit Siguntang yang akan bertolak dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Ahad Senin (18/12/2022).  

Yossianis pada kesempatan itu menyampaikan bahwa selama periode Nataru, seluruh jajaran Direksi PT Pelni bertugas untuk memonitor langsung kualitas pelayanan di lapangan. Selain meninjau Pelabuhan Balikpapan, pihaknya akan meninjau pelayanan Nataru di Ambon, Manado dan Makassar. 

 “Selama Angkutan Laut Nataru ada 14 kota yang diantisipasi mengalami lonjakan penumpang dan akan seluruh kota ini akan dikunjungi manajemen PT Pelni,” kata Yossianis, melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Senin (19/12/2022). 

Yossianis menjelaskan Monitoring dilakukan untuk melihat dan memastikan pelayanan yang diberikan berjalan baik dan sesuai prosedur. Dimana KM Bukit Siguntang merupakan kapal terakhir yang berangkat dari Balikpapan sebelum Hari-H Natal.

Dia menyebutkan bahwa Balikpapan tercatat masuk ke dalam 10 besar pelabuhan yang diprediksi padat penumpang di masa Nataru 2022/2023.  Selain itu, Pulau Batam juga tercatat menjadi pelabuhan keberangkatan terpadat dengan jumlah penumpang sebesar 17.005 pax. 

Disusul Makassar (12.196), Jayapura (10.396), Tanjung Priok (10.335), Belawan (9.973), Sorong (9.146), Ambon (8.754), Balikpapan (8.460), Surabaya (7.474), dan Manokwari (6.678). 

Sementara diperkirakan untuk sebaran penumpang, lanjut Yossianis, bahwa perusahaan mencatat wilayah Tengah dan Timur mendominasi dengan sebaran perjalanan masing – masing penumpang sebesar 34,5% dan wilayah Barat sebesar 30,9%. 

“KM Bukit Siguntang merupakan kapal berkapasitas 2000 pax yang melayani rute Makassar – Pare-Pare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan – Balikpapan – Pare-pare – Makassar – Larantuka – Kupang (PP),” jelasnya.(Red/MM).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s